Hapus Keluhan Warga Soal Layanan Lambat, Operator Kependudukan Kubar Digembleng

Sunardi Kaltim Post • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 11:30 WIB
PEMBEKALAN: Diskominfo dan Disdukcapil Kubar menggelar pelatihan guna peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM.
PEMBEKALAN: Diskominfo dan Disdukcapil Kubar menggelar pelatihan guna peningkatan kapasitas dan kapabilitas SDM.

 

KALTIMPOST.ID, KUTAI BARAT – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Barat menggelar pendampingan teknis bagi operator dan verifikator Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Pelatihan pemanfaatan Aplikasi KUBAR OK ini ditujukan guna mempercepat serta mempermudah layanan administrasi kependudukan di wilayah Tanaa Purai Ngeriman.

Kegiatan pendampingan teknis tersebut dipusatkan di Ruang Rapat Kantor Diskominfo Kutai Barat pada Senin (14/9). Agenda itu difokuskan pada peningkatan pemahaman sekaligus keterampilan teknis para petugas verifikator dan operator di lapangan.

Baca Juga: Menyelamatkan PPU, Menyelamatkan Gerbang Nusantara

Aplikasi KUBAR OK diposisikan sebagai salah satu instrumen utama dalam transformasi sistem pelayanan publik berbasis digital. Melalui sistem ini, pemerintah daerah berupaya memangkas rantai birokrasi pengurusan dokumen kependudukan agar berjalan lebih ringkas dan praktis.

Kepala Disdukcapil Kutai Barat, Petrus, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Diskominfo atas fasilitasi kegiatan tersebut. Menurutnya, koordinasi lintas sektor memegang peranan krusial dalam mendongkrak mutu pelayanan kepada masyarakat luas.

Petrus menuturkan, pendampingan teknis ini diharapkan membuahkan perbaikan menyeluruh pada setiap tahapan kerja. Alur mulai dari pengajuan administrasi berkas, proses verifikasi data, hingga pengawasan sistem ditargetkan berjalan jauh lebih tertib dan efisien.

Baca Juga: Cara Mahakam Ulu Pangkas Jurang Layanan Medis: Geber RS GSM hingga Rombak Akses Transportasi

"Dengan Aplikasi KUBAR OK ini, diharapkan masyarakat tidak lagi mengeluhkan pelayanan administrasi kependudukan yang lambat," tegas Petrus.

Menurutnya, kecepatan dan ketepatan penerbitan dokumen administrasi kependudukan saat ini menjadi tuntutan utama warga. Pemanfaatan platform digital diharapkan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat tanpa prosedur yang berbelit-belit.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Diskominfo Kutai Barat, Yuli Permata Mora, menyambut positif kolaborasi antarinstansi tersebut. Ia menilai kemajuan teknologi informasi tidak akan berdampak maksimal tanpa kesiapan aparatur yang mengelolanya.

Baca Juga: Daftar Harga BBM Hari Ini 14 September 2026: Pertamina, Shell, Vivo dan BP Lengkap

Melalui pelatihan terarah, para operator dan verifikator diajak memahami fungsi fitur, alur kerja sistem, hingga langkah penyelesaian kendala teknis. Penguasaan teknis yang baik diyakini dapat meminimalkan gangguan operasional saat melayani kebutuhan publik.

"Kami berharap sinergi antara Diskominfo dan Disdukcapil dapat terus terjalin dengan baik, sehingga Aplikasi KUBAR OK benar-benar mampu mendukung pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, efektif, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kutai Barat," ujar Yuli Permata Mora.

Kerja sama kedua instansi tersebut menegaskan tekad Pemkab Kutai Barat dalam mengoptimalkan infrastruktur digital demi mendekatkan akses layanan publik kepada seluruh lapisan warga.

Melalui penguatan kecakapan teknis operator ini, integrasi layanan administrasi kependudukan di Kutai Barat diharapkan semakin tanggap, transparan, dan terbebas dari hambatan birokrasi. (*)

Editor : Dwi Restu A
layanan lambat pelatihan kubar disdukcapil diskominfo