KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Perayaan satu dekade Viking Borneo Sangatta tak hanya menjadi ajang nostalgia bagi para bobotoh Persib Bandung di Kutai Timur (Kutim). Peringatan yang digelar di Teras Belad, Sangatta Selatan, Sabtu malam (29/11), justru menegaskan kembali komitmen komunitas ini untuk memperkuat peran sosial dan menjaga keharmonisan antarsuporter di daerah.
Wakil Ketua Umum Viking Persib Club, Dadan Gareng, menegaskan bahwa Viking Borneo Sangatta harus terus menjadi komunitas yang solid, tidak hanya pada urusan sepak bola, tapi juga dalam kontribusi sosial.
“Semoga di usia sekarang Viking Borneo Sangatta tambah solid dan militan. Bukan hanya bergerak di dunia sepak bola tapi sosial juga,” ujarnya.
Dadan juga mengingatkan agar para bobotoh menjaga kedamaian dengan seluruh komunitas suporter di Kutim. Langkah itu penting untuk menciptakan atmosfer sepak bola yang sehat dan kondusif.
Pada kesempatan yang sama, Koordinator Wilayah Viking Kalimantan, Hendra Wiguna, menambahkan bahwa perkembangan Viking di Pulau Kalimantan semakin pesat. Ia menekankan bahwa Viking hadir bukan hanya sebagai pendukung Persib Bandung, tetapi juga sebagai kelompok yang memiliki tanggung jawab sosial.
“Jadi kita ada kegiatan sosial movement juga sebagai solidaritas di lingkungan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Viking Borneo Sangatta, Arif Hendrawan, memastikan komunitasnya akan terus bergerak memberi dampak positif bagi masyarakat Kutim. Ia menilai, perjalanan 10 tahun menjadi bukti bahwa Viking Borneo Sangatta bukan sekadar wadah suporter, melainkan bagian dari dinamika sosial daerah.
“Persib Bandung tetap di hati, tapi kita juga harus saling menghormati di Kutai Timur ini bersama seluruh fans club lainnya,” katanya.
Arif menyebut, selama satu dekade terakhir, komunitas mereka telah aktif menjalankan berbagai kegiatan kemanusiaan dan turut mendorong kemajuan sepak bola lokal. (*)
Editor : Ismet Rifani