Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jalan Mantap di Kutim Baru 34,78 Persen, APBD Turun Drastis, Pemkab Andalkan Multiyears

Jufriadi • Selasa, 31 Maret 2026 | 17:20 WIB

PERHATIAN: Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor.
PERHATIAN: Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor.

KALTIMPOST.ID, SANGATTA – Upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan di Kutai Timur (Kutim) masih menghadapi tantangan berat. Hingga 2025, persentase jalan kabupaten dengan kondisi mantap baru mencapai 34,78 persen.

Capaian tersebut hanya naik tipis dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 33,27 persen. Artinya, sebagian besar ruas jalan di Kutim masih membutuhkan perbaikan serius.

Di tengah kondisi itu, tekanan fiskal juga membayangi pemerintah daerah. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim mengalami penurunan signifikan. Dari sebelumnya sekitar Rp9,8 triliun pada 2025, kini menyusut menjadi Rp5,1 triliun pada 2026.

Meski demikian, Pemkab Kutim memastikan program pembangunan infrastruktur tetap berjalan. Salah satu strategi yang diandalkan adalah skema tahun jamak atau multiyears.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor, menegaskan bahwa program multiyears tahun ini difokuskan pada peningkatan kualitas jalan.

“Tahun ini ada program multiyears. Semuanya rata-rata jalan. Itu bagian dari peningkatan untuk jalan mantap,” ujarnya, Selasa (31/3).

Program tersebut tidak hanya menyasar jalan utama, tetapi juga menjangkau jalan antar desa, lingkungan desa, hingga kawasan perkotaan. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat konektivitas wilayah yang selama ini masih terbatas.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah melakukan efisiensi anggaran. Namun, Noviari memastikan kebijakan tersebut tidak menyentuh program multiyears. “Harapannya tidak ada pengurangan pada level itu. Kita sesuai arahan pusat,” katanya.

Ia menjelaskan, efisiensi lebih difokuskan pada belanja operasional seperti perjalanan dinas, rapat, serta kegiatan bimbingan teknis. “Bukan dihilangkan, tapi dikurangi,” tegasnya.

Pemkab Kutim berharap, melalui skema multiyears, percepatan peningkatan jalan mantap tetap bisa dilakukan meski di tengah keterbatasan anggaran. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#kondisi jalan Sangatta #jalan mantap Kutai Timur #APBD Kutai Timur 2026 #multiyears Kutim #infrastruktur jalan Kutim