Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bukan Sekadar Puasa, Hari Ketujuh Ramadhan Punya Keistimewaan Tersendiri! Jangan Lewatkan Doa Ini

Dwi Puspitarini • Jumat, 7 Maret 2025 | 04:05 WIB
Ilustrasi. Pada hari ketujuh Ramadhan ini, ada doa khusus yang bisa dipanjatkan untuk meraih ampunan dan keberkahan.
Ilustrasi. Pada hari ketujuh Ramadhan ini, ada doa khusus yang bisa dipanjatkan untuk meraih ampunan dan keberkahan.

 

KALTIMPOST.ID, Puasa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga momen terbaik untuk memperbanyak doa.

Di hari ketujuh Ramadhan, ada doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca agar ibadah semakin sempurna dan mendapatkan berkah melimpah.

Mengapa hari ketujuh ini begitu istimewa? Ternyata, ada alasan kuat yang membuat banyak orang berusaha tidak melewatkan doa ini. Yuk, simak keutamaannya!

 Baca Juga: Ini Dia Jadwal Imsakiyah dan Waktu Berbuka Puasa Ramadhan 2025 di Paser!

Menurut Syaikh Rabi' Abdurrauf Az-Zawawi dalam kitab Al-Baqiyatus Shalihat, bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk berdoa.

Sebab, doa orang yang berpuasa memiliki keistimewaan luar biasa. Rasulullah Saw bersabda:

"Ada tiga golongan yang tidak akan pernah ditolak doanya, yaitu orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan orang yang terzalimi." (HR. At-Tirmidzi)

Bulan Ramadhan menjadi momen emas untuk memohon ampunan, berkah, dan pertolongan dari Allah Swt. Salah satu doa yang sangat dianjurkan adalah doa hari ketujuh.

 Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Berbuka Puasa Ramadhan 2025 untuk Wilayah PPU

Pada hari ketujuh Ramadhan, doa yang dipanjatkan berisi permohonan agar diberikan kekuatan untuk tetap taat dalam menjalankan ibadah, menjauhkan diri dari dosa, serta memperbanyak mengingat Allah.

Berikut bacaan doa hari ketujuh Ramadhan:

اَللَّهُمَّ أَعِنِّيْ فِيْهِ عَلَى صِيَامِهِ وَ قِيَامِهِ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مِنْ هَفَوَاتِهِ وَ آثَامِهِ وَ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ ذِكْرَكَ بِدَوَامِهِ بِتَوْفِيْقِكَ يَا هَادِيَ الْمُضِلِّيْنَ

Allâhumma a’innî fîhi ‘alâ shiyâmihi wa qiyâmihi wa jannibnî fîhi min hafawâtihi wa âtsâmihi warzuqnî fîhi dzikrika bidawâmihi bitaufîqika Yâ hâdiyal mudhillîn.

Artinya: "Ya Allah, bantulah aku untuk berpuasa dan sholat malam serta jauhkan aku dari kesia-siaan dan perbuatan dosa. Anugerahi aku dengan keistiqamahan dalam mengingat-Mu dengan taufik-Mu, wahai yang menunjuki orang tersesat."

 Baca Juga: Jadwal Resmi Imsak dan Berbuka Puasa Ramadhan 2025 di Balikpapan, Simak di Sini!

Doa ini tidak hanya sekadar bacaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita untuk menjaga kualitas ibadah selama Ramadhan.

Dengan membaca doa ini, kita meminta pertolongan kepada Allah agar tetap kuat menjalani puasa dan sholat malam, serta terhindar dari godaan yang bisa mengurangi pahala ibadah kita.

Seperti yang dikatakan oleh Rasulullah Saw dalam hadisnya: "Barang siapa yang berdoa kepada Allah di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan, maka dosanya akan diampuni." (HR Bukhari dan Muslim).

Mari manfaatkan hari ketujuh Ramadhan ini untuk memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah Swt.

Semoga doa-doa kita dikabulkan dan Ramadhan ini membawa berkah bagi kita semua. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#puasa #Doa Mustajab #amalan ramadhan #doa #keistimewaan #hari ketujuh #hari ketujuh ramadhan