Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bukan Cuma Hapus Dosa! Ini Keistimewaan Puasa Arafah 5 Juni 2025

Dwi Puspitarini • Selasa, 3 Juni 2025 | 12:43 WIB

 

Ilustrasi keistimewaan Puasa Arafah 5 Juni 2025.
Ilustrasi keistimewaan Puasa Arafah 5 Juni 2025.

 

KALTIMPOST.ID, Setiap tahun, bulan Dzulhijjah selalu membawa suasana berbeda bagi umat Islam di seluruh dunia.

Ada harapan, ada kebersamaan, dan tentu saja, ada amalan-amalan khusus yang hanya bisa dilakukan di bulan ini.

Salah satu amalan yang paling dinanti adalah puasa sunnah di hari-hari awal Dzulhijjah, terutama Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah.

Banyak orang mungkin hanya mengenal Idul Adha sebagai hari raya kurban, padahal ada rangkaian ibadah lain yang tak kalah istimewa.

 

Apa Itu Puasa Tarwiyah dan Kapan Dilaksanakan?

Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Nama “Tarwiyah” sendiri berasal dari tradisi jamaah haji zaman dahulu yang mengisi perbekalan air sebelum menuju Padang Arafah.

Di hari ini, umat Muslim yang tidak sedang berhaji sangat dianjurkan untuk berpuasa sebagai bentuk persiapan spiritual menyambut puncak Dzulhijjah.

Puasa ini bukan sekadar rutinitas, melainkan latihan jiwa untuk menahan hawa nafsu, memperkuat niat, dan meningkatkan ketakwaan.

Menurut hadits, pahala orang yang berpuasa di hari Tarwiyah setara dengan berpuasa satu tahun penuh.

Bayangkan, satu hari puasa bisa bernilai setahun pahala, siapa yang tidak tergoda mencobanya?

 Baca Juga: Jadwal Puasa sebelum Idul Adha 2025 Beserta Niat Puasa Dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Keutamaan Puasa Tarwiyah

Setiap amalan baik tentu punya keutamaan, tapi puasa Tarwiyah menawarkan sesuatu yang lebih.

Hadits menyebutkan bahwa siapa yang menjalankan puasa ini akan mendapatkan pahala seperti berpuasa selama satu tahun penuh. Sebuah motivasi besar untuk tidak melewatkan kesempatan langka ini.

Selain pahala, puasa Tarwiyah juga menjadi momentum untuk melatih kesabaran dan keikhlasan.

Banyak testimoni dari mereka yang rutin melaksanakannya, merasa lebih tenang dan siap menghadapi Idul Adha dengan hati yang lapang.

 

Puasa Arafah

Jika Puasa Tarwiyah adalah pemanasan, maka Puasa Arafah adalah puncaknya. Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, yakni sehari sebelum Idul Adha.

Di hari ini, jutaan jamaah haji sedang berwukuf di Padang Arafah, berdoa dan memohon ampunan Allah.

Bagi umat Islam yang tidak berhaji, inilah kesempatan emas untuk meraih pahala luar biasa.

Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa hari Arafah aku harapkan dari Allah bisa menghapuskan dosa setahun sebelumnya dan setahun setelahnya.” (HR. Muslim)

Satu hari puasa, dua tahun pengampunan dosa. Tak heran jika Puasa Arafah disebut sebagai ibadah sunnah paling agung sebelum Idul Adha.

 Baca Juga: Bolehkan Niat Qadha Puasa Ramadhan di Bulan Dzulhijjah Sekaligus Puasa Sunnah? Ini Penjelasannya

Mengapa Puasa Arafah Begitu Istimewa?

Puasa Arafah bukan sekadar menahan lapar dan haus. Ia adalah bentuk solidaritas spiritual dengan saudara-saudara kita yang sedang berhaji.

Saat mereka berwukuf di Arafah, kita di rumah juga bisa ikut merasakan keberkahan hari itu lewat puasa.

Ada yang bilang, Puasa Arafah seperti jembatan penghubung antara kita dan para tamu Allah di Tanah Suci.

Meski tidak hadir secara fisik, kita tetap bisa meraih pahala dan pengampunan yang sama besarnya.

 

Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2025

Berdasarkan kalender Islam tahun ini, Puasa Tarwiyah jatuh pada 4 Juni 2025 dan Puasa Arafah pada 5 Juni 2025.

Tanggal-tanggal ini menjadi pengingat bagi kita untuk menyiapkan diri, baik secara fisik maupun batin, menyambut hari-hari istimewa di bulan Dzulhijjah.

Selain Tarwiyah dan Arafah, ada juga puasa Dzulhijjah yang dilakukan sejak tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah.

Puasa ini sangat dianjurkan, kecuali bagi mereka yang sedang berhaji. Namun, pada tanggal 10 Dzulhijjah (Idul Adha) dan hari Tasyrik (11-13 Dzulhijjah), puasa diharamkan.

Di hari-hari itu, umat Muslim dianjurkan untuk menikmati hidangan kurban dan mempererat silaturahmi.

 Baca Juga: Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Jangan Dulu Puasa Syawal sebelum Baca Ini

Amalan Lain di Bulan Dzulhijjah

Bulan Dzulhijjah adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak amalan baik.

Selain puasa, umat Muslim dianjurkan memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, bersholawat, dan bersedekah.

Semua amalan ini adalah cara sederhana untuk memperkuat iman dan memperbaiki diri.

 

Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah

Niat adalah pondasi utama dalam beribadah. Untuk Puasa Arafah, lafadz niatnya adalah:

Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Saya berniat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.

Begitu pula dengan Puasa Tarwiyah, niatnya cukup di dalam hati atau bisa dilafalkan,

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillaahi ta’aalaa. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#Puasa Arafah 5 Juni 2025 #9 Dzulhijjah #Keutamaan Puasa Tarwiyah #keistimewaan #pahala #niat #puasa tarwiyah #Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah