KALTIMPOST.ID-Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi refleksi sekaligus penguat harapan bagi Bupati Mahulu Angela Idang Belawan.
Dalam keterangannya, Angela menyampaikan doa dan cita-cita agar Mahulu terus melaju menuju daerah yang semakin maju dan sejahtera, tanpa meninggalkan wilayah hulu.
“Harapan saya, Mahulu semakin jaya dan semakin maju. Walaupun kita masih dalam tahap berkembang, itu tidak menjadi persoalan. Saya yakin percepatan kemajuan akan terus kita lakukan, karena tadi kita sudah melaju,” ujar Angela setelah mengikuti ibadah Misa Syukur di Gereja Katolik Stasi Santo Bonifasius, Minggu (14/12).
Menurutnya, kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat menjadi tujuan utama pembangunan daerah.
Ia menegaskan, pembangunan tidak boleh hanya terpusat di wilayah hilir, tetapi harus dirasakan secara adil oleh masyarakat di daerah hulu.
“Saya ingin masyarakat Mahulu, baik di hilir maupun di hulu, sama-sama sejahtera dan maju bersama. Itu yang paling utama bagi saya,” tegasnya.
Angela juga menyoroti pentingnya konektivitas infrastruktur sebagai fondasi utama pemerataan pembangunan.
Ia meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat agar dirinya bersama jajaran pemerintah daerah dapat menembus dukungan pemerintah pusat, khususnya untuk percepatan pembangunan jalan penghubung Ujoh Bilang–Long Apari.
“Doakan kami semua agar bisa menembus ke pusat. Sehingga jalan dari Ujoh Bilang ke Long Apari bisa kita kerjakan secepat mungkin,” ujarnya.
Di tengah suasana syukur perayaan HUT Mahulu, Angela juga mengungkapkan momen haru yang menyentuh perasaannya.
Ia menyinggung kisah Pastor Arda yang pertama kali datang dan melayani di Mahakam Ulu, dengan segala keterbatasan listrik, jaringan internet, dan komunikasi.
“Beliau sempat kaget dengan kondisi kita. Bahkan saat ditanya uskup dari Bogor apakah bahagia di sini, beliau sempat terdiam dan bingung,” ungkap Angela.
Namun seiring waktu, Angela meyakini Pastor Arda kini telah menemukan kebahagiaan dalam pengabdiannya di Mahulu.
Bagi Angela, hal itu menjadi bukti bahwa pengorbanan untuk Mahulu adalah sesuatu yang setimpal.
Ia pun merefleksikan pengorbanan pribadinya sebagai kepala daerah. Meski harus meninggalkan anak-anaknya yang tinggal di Samarinda, Angela merasa Mahulu telah menjadi rumah kedua baginya.
“Di sini saya juga memiliki anak-anak, putra-putri Mahulu yang terus berkomunikasi dan memberi saya kekuatan,” katanya dengan nada emosional.
Menutup pernyataannya, Angela menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-12 untuk Mahulu tercinta, disertai doa agar seluruh masyarakat senantiasa dilimpahi kebahagiaan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa. “Semoga kita semua menjadi orang-orang yang berguna bagi sesama,” pungkasnya. (sya/rd)
Editor : Romdani.