UJOH BILANG – Komisi II DPRD Mahakam Ulu (Mahulu) mendorong percepatan pengoperasian Pelabuhan Long Melaham yang hingga kini belum berfungsi secara optimal. Dorongan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Selasa (2/6).
Ketua Komisi II DPRD Mahulu, Gohen Merang Sapulete, mengatakan pihaknya meminta penjelasan dari Dishub terkait perkembangan dan kesiapan pelabuhan untuk segera dioperasikan secara permanen.
"Hari ini kita melakukan RDP dengan OPD, yaitu Dinas Perhubungan dan BPKD. Untuk Dinas Perhubungan, kita menanyakan bagaimana tindak lanjut pelabuhan yang ada di Long Melaham. Karena rencananya kita dari Dewan dan pemerintah akan mengoperasionalkan pelabuhan ini ke depan secara permanen," ujarnya.
Baca Juga: Baru Serap Anggaran 13 Persen, DPRD Mahulu Semprot Dinas Perhubungan dan BPKAD
Menurut Gohen, Pelabuhan Long Melaham memiliki potensi besar dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain menjadi lokasi tambat kapal, pelabuhan juga dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
"Kalau pelabuhan ini sudah berjalan maksimal, tentunya bisa menjadi salah satu sumber pendapatan daerah. Kapal yang tambat di situ, kendaraan yang masuk, bahkan UMKM bisa berjualan di sana. Ini juga akan memudahkan pemerintah dalam memantau arus barang dan orang yang masuk melalui jalur sungai," jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan pelabuhan juga penting sebagai titik pengawasan distribusi barang dan mobilitas masyarakat yang masuk ke wilayah Mahulu melalui jalur sungai.
Dalam paparan Dishub pada RDP tersebut terungkap bahwa Pelabuhan Long Melaham belum dapat dioperasikan dalam waktu dekat karena masih terdapat sejumlah persyaratan administrasi yang belum terpenuhi.
Menanggapi hal itu, Komisi II DPRD Mahulu meminta Dishub segera menyelesaikan seluruh dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan agar pelabuhan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
"Kita dari DPRD tentunya mendorong OPD, dalam hal ini Dishub, supaya segera mengurus persyaratan atau berkas yang belum lengkap agar bisa diselesaikan secepatnya. Bangunannya sudah ada, tetapi belum dioperasionalkan. Sayang kalau terlalu lama dibiarkan karena kualitas bangunan bisa menurun akibat kurang perawatan," tegasnya.
DPRD Mahulu berharap percepatan penyelesaian administrasi dapat segera dilakukan sehingga Pelabuhan Long Melaham bisa berfungsi sebagai sarana transportasi sungai, pusat aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi sumber PAD baru bagi Kabupaten Mahakam Ulu.
Editor : Muhammad Ridhuan