Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Marc Marquez Akui Belum Bisa Gaspol di MotoGP Italia 2026, Energi Cepat Habis

Dwi Puspitarini • Minggu, 31 Mei 2026 | 06:46 WIB
Marc Marquez (LightRocket/SOPA Images)
Marc Marquez (LightRocket/SOPA Images)

KALTIMPOST.ID - Marc Marquez mengakui dirinya belum mampu tampil dengan performa terbaik saat menjalani Sprint Race MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Sabtu (30/5/2026). Pebalap asal Spanyol tersebut finis di posisi kelima dalam balapan comeback setelah menjalani operasi bahu dan kaki. Meski berhasil menembus lima besar, Marquez mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya masih belum memungkinkan untuk melaju maksimal sepanjang balapan karena tenaga yang cepat terkuras.

Marquez mengakhiri sprint race di belakang Raul Fernandez, Jorge Martin, Fabio Di Giannantonio, dan Marco Bezzecchi. Hasil tersebut dinilai cukup positif mengingat ia masih berada dalam proses pemulihan setelah menjalani pembedahan untuk mengatasi masalah saraf yang memengaruhi performanya di atas motor.

Baca Juga: Marc Marquez Dipastikan Comeback di MotoGP Italia 2026 usai Cedera Panjang

Marquez Kesulitan Menjaga Performa Sepanjang Balapan

Pembalap MotoGP Marc Marquez saat mengalami kecelakaan pada sprint race GP Prancis di Sirkuit Le Mans. (MOTOGP)
Pembalap MotoGP Marc Marquez saat mengalami kecelakaan pada sprint race GP Prancis di Sirkuit Le Mans. (MOTOGP)

Menurut Marquez, tantangan terbesar yang ia hadapi bukan lagi rasa sakit, melainkan kemampuan menjaga intensitas balapan dalam banyak putaran. Ia mengaku masih mampu mencatatkan waktu yang kompetitif saat sesi kualifikasi karena hanya membutuhkan satu putaran cepat. Namun situasinya berbeda ketika harus mempertahankan kecepatan dalam balapan.

Dalam keterangannya yang dikutip dari Crash.net, Marquez menjelaskan bahwa energinya menurun secara signifikan ketika harus menjalani beberapa putaran cepat secara beruntun.

"Selama kualifikasi, dalam satu putaran kencang, saya melaju dengan baik tapi saya merasa ada batasan lebih besar di jarak tempuh balapan, atau putaran beruntun. Karena energinya anjlok," ujar Marc Marquez, dikutip dari Crash.net.

Ia mengungkapkan telah mencoba mensimulasikan kondisi balapan pada sesi latihan bebas kedua. Dari percobaan tersebut, ia menyadari bahwa fisiknya masih belum mampu mempertahankan performa optimal dalam rentang waktu yang lebih panjang.

"Saya mencoba di FP2 untuk melakukan 4-5 putaran kencang secara beruntun dan sadar kalau saya sangat kesulitan. Jadi di balapan tadi, saya mencoba untuk tak terus-terusan 100%," kata Marquez.

Karena alasan tersebut, juara dunia MotoGP beberapa kali itu memilih strategi yang lebih hati-hati selama sprint race. Ia berusaha mengelola tenaga agar tetap kompetitif hingga garis finis dan tidak mengalami penurunan performa yang terlalu besar pada lap-lap akhir.

"Sebab yang saya dapatkan di awal balapan bakal hilang di putaran-putaran akhir, karena saya masih belum siap untuk melaju kencang untuk seluruh putaran. Kemarin saya merasakan sakit, hari ini saya tak merasakan ada rasa sakit lainnya cuma kehilangan energi saja," lanjutnya.

Baca Juga: Veda Ega Pratama dengan Statistik Mengejutkan di Moto3 2026, Lampaui Marc Marquez dan Valentino Rossi pada Lima Seri Awal Debut

Tangan Tak Lagi Gemetar Jadi Kabar Positif dari Mugello

Di balik keterbatasan fisik yang masih dirasakannya, Marquez menemukan satu perkembangan positif yang membuatnya optimistis menghadapi balapan-balapan berikutnya. Ia mengungkapkan bahwa kondisi tangannya menunjukkan kemajuan dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Menurut Marquez, setelah menyelesaikan sprint race di Mugello, ia masih mampu menulis catatan evaluasi balapan. Hal tersebut terdengar sederhana, tetapi menjadi indikator penting bahwa proses pemulihannya berjalan ke arah yang lebih baik.

"Hal paling positifnya buat saya adalah ketika menuntaskan sprint race, saya bisa menulis catatan. Terdengar kayak bercanda ya, tapi di balapan sebelumnya saat saya menyelesaikan sprint race, saya tak bisa menulis di kertas karena tangan saya gemetar," ungkap Marquez, dikutip dari Crash.net.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa meskipun kekuatan fisiknya belum pulih sepenuhnya, kondisi saraf dan kontrol pada tangannya mulai mengalami perkembangan positif. Bagi Marquez, kemajuan kecil seperti itu menjadi modal penting dalam upaya mengembalikan performa terbaiknya di lintasan.

Hasil Sprint Race MotoGP Italia 2026 memang belum menempatkan Marquez dalam persaingan podium. Namun finis di posisi kelima dan meningkatnya kondisi fisik menjadi sinyal bahwa proses comeback sang pebalap masih berjalan sesuai rencana. Dengan waktu pemulihan yang terus berjalan, Marquez berharap dapat kembali menemukan kecepatan dan daya tahan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utamanya di MotoGP.***

Editor : Dwi Puspitarini
#MotoGP Italia 2026 #Mugello #Sprint Race Mugello #marc marquez #MotoGP 2026