Utama Samarinda Balikpapan IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan Kaltim

Batch Pertama Rudal KHAN Buatan Turki Sudah Tiba di Indonesia, Tapi TNI AD Masih Menunggu ‘Momen’ Ini

Dwi Puspitarini • Selasa, 12 Agustus 2025 | 13:05 WIB

 

Ilustrasi. Batch pertama rudal KHAN buatan Turki sudah di Indonesia.
Ilustrasi. Batch pertama rudal KHAN buatan Turki sudah di Indonesia.

KALTIMPOST.ID, Indonesia sudah kedatangan salah satu senjata jarak jauh paling mematikan di kelasnya, yakni rudal balistik KHAN buatan industri pertahanan Turki, Roketsan.

Tapi uniknya, meski sudah berada di tanah air, rudal ini belum juga dioperasikan oleh TNI Angkatan Darat (TNI AD).

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, mengonfirmasi bahwa batch pertama rudal KHAN sudah sampai. Namun, statusnya masih berada di bawah Kementerian Pertahanan (Kemhan).

“Itu sekarang masih menjadi domainnya Kementerian Pertahanan, karena belum diserahterimakan secara resmi kepada TNI Angkatan Darat. Batch pertama memang sudah datang,” ujarnya di Mabes TNI AD, Jakarta, Senin (11/8).

Wahyu menjelaskan, untuk detail teknis dan jumlah pastinya, publik harus menunggu keterangan resmi Kemhan.

Ia menyebut, penyerahan ke TNI AD baru direncanakan pada batch kedua.

“Komandan Pusat Kesenjataan Armed menyampaikan nanti rencana pada batch kedua baru ada serah terima kepada TNI AD,” katanya.

Rudal KHAN punya spesifikasi yang bikin lawan berpikir dua kali. Bobotnya 2,5 ton, dengan diameter 610 mm, dan mampu meluncur sejauh 80–250 km.

Senjata ini membawa hulu ledak high explosive seberat 470 kg dengan akurasi hanya meleset sekitar 10 meter dari target.

Kunci ketepatannya ada pada sistem pemandu GPS, GLONASS, dan pemandu inersia (INS).

Untuk mengangkutnya, dibutuhkan truk berpenggerak 8x8 yang siap bergerak ke titik peluncuran.

Meski belum dibuka lokasi penempatannya, Wahyu mengisyaratkan bahwa rudal KHAN selaras dengan strategi pertahanan nasional dan konsep pertahanan pulau-pulau besar.

“Urgensinya senjata tersebut dihadapkan dengan sistem doktrin kita, Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata),” jelasnya.

Kerja sama pertahanan Indonesia–Turki memang sedang mesra. Sebelum rudal KHAN, Indonesia sudah meneken kontrak pembelian 48 pesawat tempur generasi 5 KAAN di Istanbul pada pameran pertahanan internasional IDEF 2025. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#rudal balistik KHAN #indonesia #turki #rudal KHAN #rudal balistik #tni ad #batch pertama