KALTIMPOST.ID, Aksi nekat dilakukan seorang sopir mobil operasional bank di Wonogiri, Jawa Tengah. Ia diduga membawa kabur kendaraan pengangkut uang berisi Rp10 miliar. Uang itu baru saja diambil dari Bank Indonesia (BI) Solo dan Bank Jateng Cabang Solo.
Kasus ini langsung menyita perhatian publik. Bagaimana tidak, uang dalam jumlah fantastis yang seharusnya disalurkan untuk kebutuhan operasional bank justru lenyap bersama sang sopir.
Wakasatreskrim Polresta Solo, AKP Sudarmiyanto, membenarkan laporan dari pihak bank terkait peristiwa ini. “Benar, kami menerima laporan dari salah satu bank di Wonogiri. Pelapor adalah karyawan bank tersebut,” ujarnya Rabu (3/9).
Berdasarkan keterangan, peristiwa ini terjadi pada Senin (1/9). Pagi itu, mobil operasional bank berangkat untuk mengambil uang di BI Solo senilai Rp6 miliar.
Setelah proses pengambilan selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bank Jateng Cabang Solo kawasan Gladag. Di tempat itu, mereka kembali mengambil uang tunai senilai Rp6 miliar.
Namun, saat proses memasukkan uang ke dalam kendaraan, salah satu petugas administrasi bank yang ikut dalam perjalanan sempat izin ke toilet. Ketika kembali ke lokasi parkir, ia kaget bukan kepalang. Mobil operasional yang seharusnya terparkir rapi telah raib bersama sopirnya.
Panik, karyawan bank itu segera mencari keberadaan mobil dan sopir, namun hasilnya nihil. Akhirnya, ia melapor ke Polresta Solo untuk meminta bantuan.
Mendapat laporan, polisi bergerak cepat. Petugas langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, diperkirakan mobil kabur dari bank sekitar pukul 12.20 WIB.
“Untuk sementara, sudah ada empat saksi yang kami periksa, baik korban maupun saksi di lapangan,” kata Sudarmiyanto.
Polisi menduga sopir tersebut sudah merencanakan aksinya. Saat ini, tim gabungan tengah melakukan pengejaran. “Anggota kami sedang bergerak di lapangan. Mohon doanya agar pelaku segera bisa kami amankan,” tambahnya.
Kasus raibnya uang Rp10 miliar ini tentu menimbulkan tanda tanya besar warganet. Bagaimana mungkin seorang sopir bisa membawa kabur uang dalam jumlah sedemikian besar tanpa terdeteksi sejak awal?
Sejumlah komentar mempertanyakan sistem keamanan bank dalam mengangkut uang miliaran rupiah.
Seperti yang diungkapkan pada unggahan di akun Instagram @repostwonogiri. “Harusnya itu ada polisi, dan apakah mobilnya itu tidak ada GPS-nya ya? Setahu saya mobil-mobil kaya gitu pakai GPS.” tulis akun @dwiandri_015.
Sementara akun @kangeweng berkomentar, “Biasane ono petugas bank ono sopir dan ono anggota laras panjang. Kok sing diburu sopir’e tok… takut mencoreng kah?” disertai emotikon tertawa.
Respons publik ini menyoroti dugaan adanya kelalaian dalam prosedur pengawalan uang, serta menambah panjang daftar pertanyaan yang harus dijawab pihak bank maupun kepolisian.(*)
Editor : Thomas Priyandoko