KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Sikap dingin ditunjukkan kader PSI, Dedy Nur, soal manuver Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma yang bikin heboh usai mendatangi makam keluarga Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Dedy menyelipkan sindiran lewat pepatah penuh makna.
“Ada pepatah bilang, kalau lawanmu sedang bikin kesalahan besar, biarkan saja,” tulis Dedy di X @DedynurPalakka, Jumat (10/10).
Menurutnya, kesalahan lawan akan terlihat jelas seiring waktu.
“Kalau bisa malah dikomporin, biar blundernya tambah parah,” tegasnya.
Baca Juga: Lima Jenis Kendaraan Bermotor yang Dibebaskan dari Kewajiban Pajak Tahunan, Apa Saja?
Sebelumnya, Ketua Direktorat Diseminasi Informasi dan Sosial Media DPP PSI, Dian Sandi Utama, juga angkat suara. Ia menilai aksi Roy Suryo cs sudah kelewatan jauh dari polemik awal ijazah Jokowi.
“Kemarin saya masih menganggap mereka sekadar kurang waras,” ungkap Dian di X @DianSandiU (8/10).
“Tapi setelah nekat ke makam keluarga Pak Jokowi, fix mereka memang sudah gila!” tambahnya.
Dian menegaskan, aksi itu bukan hanya tidak etis, tapi juga tidak manusiawi.
“Kalau kalian setuju dengan aksi itu, mungkin karena korbannya bukan kalian,” ucapnya.
Ia pun mengingatkan publik untuk berempati.
“Coba kalau nenek moyang kalian diperlakukan begitu, pasti kalian ngamuk juga,” tandasnya.