Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Remaja di Bekasi Menolak Sunat, Orang Tua Bertindak dengan Mendatangkan Damkar

Uways Alqadrie • Selasa, 6 Januari 2026 | 13:29 WIB

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi
KALTIMPOST.ID, BEKASI – Petugas pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Bekasi mendapat permintaan tak biasa dari warga Kecamatan Tambun Selatan. Seorang remaja laki-laki dilaporkan terus menghindar saat diminta menjalani sunat hingga akhirnya orang tua meminta bantuan damkar.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (5/1/2026) pagi di Kampung Pekopen, Desa Lambang Jaya. Remaja berusia 16 tahun itu disebut berulang kali menolak disunat karena merasa takut, bahkan memilih bersembunyi di rumah kerabatnya.

Danru Damkar Kabupaten Bekasi, Hoiru Syahrial, mengatakan laporan masuk dari pihak keluarga yang khawatir anaknya terus menghindar. Sejumlah personel kemudian mendatangi lokasi untuk membantu proses pendekatan.

Saat didatangi, remaja tersebut mengunci diri dan menolak keluar. Setelah dilakukan komunikasi cukup lama, petugas bersama keluarga akhirnya membuka paksa pintu demi memastikan kondisi remaja tersebut aman.

Petugas kemudian mendampingi remaja itu ke kendaraan dan membawanya ke mantri sunat di wilayah Kecamatan Sukawangi. Proses berjalan dengan pengawalan keluarga hingga situasi kembali kondusif.

Setelah tindakan medis selesai pada sore hari, remaja tersebut diantar kembali ke rumah. Berdasarkan keterangan petugas, alasan utama penolakan selama ini adalah rasa takut menjalani sunat.

 

Editor : Uways Alqadrie
#damkar bekasi #bantuan damkar #sunatan massal #bekasi #tambun selatan #polres bekasi