Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Muslimin Pimpin Judo Kaltim, Prioritaskan Ketersediaan Sarpras dan Fasilitas

Rendy Fauzan • Jumat, 28 Februari 2025 | 06:23 WIB

Muslimin menerima SK pembentukan tim formatur setelah terpilih sebagai ketua Pengprov PJSI Kaltim dalam musprov, Kamis (27/2).
Muslimin menerima SK pembentukan tim formatur setelah terpilih sebagai ketua Pengprov PJSI Kaltim dalam musprov, Kamis (27/2).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Muslimin menjadi nakhoda baru Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kaltim.

Dia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PJSI Kaltim di Ruang Kenohan, Five Premiere Hotel, Samarinda, Kamis (27/2).

Baca Juga: Liga 2, Persiba Datang

Delapan dari 8 pengurus cabang (pengcab) yang hadir, seluruhnya mendukung pria yang juga kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda itu.

"Alhamdulillah, terima atas kepercayaan yang telah diberikan. Ini akan kita jawab dengan mengupayakan prestasi terbaik di PON (Pekan Olahraga Nasional) XXII/2028 Nusa Tenggara," ucap Muslimin.

Dia juga berkomitmen menyediakan kebutuhan sarana dan pra-sarana (sarpras) latihan dan tanding para judoka Bumi Etam.

"Akan kami upayakan pengadaan matras dan seragam baru agar para atlet bisa semakin semangat berlatih. Soal tempat, nanti kita upayakan. Kalau perlu kita pinjam Gedung Anggar Kaltim di Polder Air Hitam. Jadi, bisa optimal latihannya," jelas pria yang juga pembesar cabor anggar Kaltim tersebut.

Baca Juga: Bahu-membahu Melalui Periode Darurat Atlet, KONI Kaltim Sebut Pembinaan Usia Dini Jadi Kunci

Untuk membangun prestasi ini, pihaknya menerima masukan dari manapun. Termasuk dari kepengurusan periode sebelumnya. "Kami tidak antikritik. Kritik itu adalah vitamin untuk saya bisa membangun prestasi judo Kaltim pada masa mendatang," ujarnya.

Dia pun ingin memperjuangkan penambahan alokasi anggaran untuk cabor ke KONI Kaltim, demi mempermudah pembinaan. "Supaya lebih besar, bisa itu diefisiensikan dari sisi personelnya. Supaya bisa dialokasikan untuk dananya difokuskan ke cabor," tegasnya.

Sementara itu, ketua demisioner Pengprov PJSI Kaltim Basri Rase menitipkan pesan agar semua pihak bisa meneruskan perjuangan. Sebab, tantangan menjaga eksistensi judo tidaklah mudah.

Baca Juga: Sukses di Season Pertama, ESI Kaltim Siap Melanjutkan eFootball Kaltim League

"Judo ini bukan olahraga populer. Saya sendiri merasakan betapa sulitnya untuk membangkitkan prestasinya. Tetapi saya yakin di kepengurusan berikutnya yang dipimpin Pak Muslimin bisa mewujudkan itu," jelas Basri.

Wakil Ketua I KONI Kaltim Ego Arifin juga mengapresiasi kelancaran kegiatan tersebut. Menurutnya, pengurus periode berikutnya sudah punya modal bagus untuk menatap PON XXII/2028 Nusa Tenggara.

“Di PON XXI/2024 judo Kaltim menyumbang 5 perunggu. Itu modal penting untuk kemudian ditingkatkan menjadi medali emas di PON XXII/2028 Nusa Tenggara. Pengurus yang baru bisa membuat program yang lebih akurat dengan berfokus meningkatkan capaian dari lima medali perunggu itu nanti. Dan, itu tidak bisa hanya kerja ketua atau sekretarisnya, itu harus didukung oleh seluruh elemen organisasi nantinya,” tegas Ego.

Baca Juga: Tuntas Digelar, Kejuaraan Menembak Open Perbakin Balikpapan Jadi Ajang Pemanasan Popda dan Porprov

Tantangan lainnya yang akan dihadapi Muslimin, mengenai format kejuaraan berseri yang menjadi penentu kelayakan sang atlet dalam mengikuti babak kualifikasi (BK) PON maupun PON.

“Kalau tidak rajin bertanding, kehilangan poin, kehilangan juga kesempatan tampil di BK PON atau PON. Jadi, ini harus dipikirkan bersama agar Kaltim tetap bisa tampil di semua agenda yang telah ditentukan,” tuntas dia.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pengembangan Prestasi Olahraga (PPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Rasman.

Dia menekankan, demi mengoptimalkan regenerasi, organisasi juga harus menggencarkan pembinaan hingga level perguruan di tingkat pengurus cabang (pengcab).

“Ketika menyusun organisasi, pilih orang yang punya komitmen penuh dalam mengurus organisasi. Jangan sampai nanti endingnya terbalik. Malah organisasi yang mengurusi orangnya,” tegas dia.(*)

Editor : Ery Supriyadi
#judo #Musprov #nusa tenggara #Ketua #PON XXII/2028 #muslimin