KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kaltim menggelar musyawarah provinsi (musprov). Kegiatan tersebut terlaksana di aula Pusdiklat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Samarinda, Sabtu, 7 Februari 2026.
Agenda utama kegiatan tersebut adalah mencari sosok ketua baru. Sebab, ketua sebelumnya, Said Amin, menegaskan takkan maju lagi.
Baginya, empat periode sudah lebih dari cukup. Sehingga sudah saatnya ada regenerasi di tubuh organisasinya para gladiator Bumi Etam ini.
“Jabatan itu hanya sementara. Semua pasti akan berakhir. Makanya ketika jabatan itu dipegang, maksimalkan sekuat-kuatnya untuk berkontribusi demi memajukan olahraga ini,” ucap Said dalam sambutannya.
Untuk diketahui, Said Amin sudah menjadi ketua Pengprov PGSI Kaltim sejak 2010, alias sudah 16 tahun atau empat periode kepemimpinan yang dia lalui.
Pantas rasanya bila ia dipercaya begitu panjang untuk membina gulat Kaltim. Sebab, di tangan dinginnya, gulat Kaltim menjelma menjadi cabor andalan Kaltim. Bahkan menjadi kiblat nasional. Level prestasinya bahkan sudah berada di level antarbenua.
Sebut saja M Aliansyah yang sudah lima edisi pekan olahraga nasional (PON) selalu berhasil meraih medali emas. Kemudian juga berhasil meraih medali emas di SEA Games. Hingga akhirnya berkesempatan tampil membela Indonesia di kancah Asian Games dan kejuaraan dunia.
Sebagai penutup, Said menitip pesan kepada ketua terpilih untuk bisa membangun prestasi dengan baik. Minimal, mempertahankan apa yang sudah dibangun saat ini. “Saya yakin, kepengurusan baru akan lebih baik dari yang sebelumnya,” tuntas dia.
Editor : Rendy Fauzan