KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur memastikan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII tetap digelar di Kabupaten Paser pada November 2026.
Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan teknis yang matang, terutama terkait kalender olahraga nasional dan beban kompetisi atlet.
Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menegaskan bahwa wacana penundaan ke tahun 2027 bukan pilihan yang tepat.
Menurutnya, tahun 2027 menjadi momen krusial bagi atlet karena bertepatan dengan Babak Kualifikasi (BK) PON XXII 2028.
Baca Juga: Kalah 2-0 dari Persela, Persiba Makin Terancam Degradasi
“Jika Porprov digelar di tahun yang sama, fokus atlet akan terpecah. Risiko cedera juga meningkat karena padatnya jadwal kompetisi,” ujarnya.
Selain bersinggungan dengan agenda Pra-PON, kalender olahraga pada 2026 hingga 2027 juga diwarnai sejumlah event regional, termasuk Sukan Borneo.
Karena itu, November 2026 dinilai sebagai waktu paling ideal atau “golden window” untuk menjaring atlet potensial.
Melalui Porprov VIII ini, atlet terbaik diharapkan bisa terpantau lebih awal untuk kemudian diproyeksikan masuk program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) jangka panjang menuju target prestasi nasional.
Baca Juga: Marc Marquez Incar Takhta King of COTA, Misi Sulit di Tengah Ancaman Rival Panas
KONI Kaltim juga mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Paser sebagai tuan rumah. Seluruh pengurus cabang olahraga serta KONI kabupaten/kota pun diajak untuk bersinergi demi menyukseskan agenda olahraga terbesar di Benua Etam tersebut sesuai jadwal. (*)