KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026 Paser dinilai belum berjalan optimal. Hingga awal Juli, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim masih menunggu kepastian dari Pengurus Besar (PB) Porprov terkait nomor pertandingan, jadwal pelaksanaan, serta penetapan venue cabang olahraga.
Wakil Ketua I KONI Kaltim yang juga Ketua Tim Pengawas dan Pengarah (Wasrah) Porprov, Hendra Radinal Ary, mengatakan belum adanya keputusan resmi dari PB Porprov membuat tim Wasrah belum dapat menjalankan fungsi pengawasan teknis secara maksimal.
“Sampai saat ini kami masih menunggu informasi yang valid dari PB Porprov. Belum ada finalisasi nomor tanding, jadwal pertandingan, maupun kepastian venue untuk masing-masing cabang olahraga,” ujar Hendra.
Baca Juga: DPRD Kaltim Minta Perusahaan Tambang Transparan Soal Pembayaran Pajak
Menurut dia, KONI Kaltim telah menyurati PB Porprov untuk meminta kepastian terkait tiga aspek tersebut. Namun, hingga kini belum ada jawaban resmi yang diterima.
Hendra menegaskan, belum ditetapkannya nomor pertandingan menjadi kendala utama. Sebab, tim Wasrah baru bisa menjalankan tugas pengawasan setelah daftar nomor yang dipertandingkan ditetapkan secara resmi.
“Penetapan nomor tanding saja belum ada. Bagaimana kami bisa melakukan pengawasan jika dasar pelaksanaannya belum ditetapkan,” katanya.
Berdasarkan hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov, tercatat ada 64 cabang olahraga dengan total 1.066 nomor pertandingan. Namun, angka tersebut masih berupa usulan dan belum menjadi keputusan final PB Porprov.
“Kalau mengacu hasil BK memang ada 64 cabang olahraga dan 1.066 nomor pertandingan. Tetapi itu belum final. Kami masih menunggu keputusan resmi dari PB Porprov,” jelasnya.
Terkait isu pengurangan cabang olahraga maupun nomor pertandingan, Hendra memilih tidak berspekulasi. Menurutnya, kewenangan menentukan jumlah cabang olahraga sepenuhnya berada di tangan PB Porprov sebagai penyelenggara.
Baca Juga: Pemkab Kubar Gelar Sidang Terpadu Itsbat Nikah dan Dokumen Kependudukan
“Itu masih sebatas isu. Kami belum bisa memastikan ada pengurangan atau penambahan karena belum ada surat keputusan resmi dari PB Porprov,” tegasnya.
Ia menambahkan, apabila nantinya terjadi perubahan jumlah cabang olahraga maupun nomor pertandingan, KONI Kaltim akan mengikuti keputusan yang ditetapkan tuan rumah.
Hendra juga mengingatkan bahwa keterlambatan finalisasi nomor pertandingan mulai berdampak pada tahapan penyelenggaraan. Padahal, pada Juli ini proses entry by name atau pendaftaran atlet seharusnya sudah dimulai.
“Sekarang sudah masuk Juli. Seharusnya tahap entry by name sudah berjalan. Namun, pendaftaran belum bisa dilakukan karena nomor tanding belum final,” ujarnya.
Terkait alasan belum diterbitkannya keputusan tersebut, Hendra enggan berspekulasi dan menyarankan agar hal itu dikonfirmasi langsung kepada PB Porprov.
Editor : Ery Supriyadi