Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Membangun Sekolah Sehat dan Ramah Lingkungan di SMA Istiqamah Muhammadiyah Boarding School Samarinda

Romdani. • Selasa, 20 Januari 2026 | 09:05 WIB
Assoc Prof Dr Vita Pramaningsih
Assoc Prof Dr Vita Pramaningsih

Oleh:

Assoc Prof Dr Vita Pramaningsih

Dosen Prodi Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, UMKT

 

KALTIMPOST.ID-Upaya mewujudkan generasi sehat dan berkarakter tidak bisa dilepaskan dari lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Sekolah bukan hanya tempat belajar akademik, tetapi juga ruang pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Melalui Hibah RisetMu IX Tahun 2025 bidang pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah, berjudul “Penerapan Konsep Sekolah Sehat dan Ramah Lingkungan melalui Sanitasi Berkelanjutan” dilaksanakan di SMA Istiqamah Muhammadiyah Boarding School, Samarinda.

Kegiatan itu dilaksanakan berdasarkan kontrak Nomor 0259.290/I.3/D/2025 sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi Muhammadiyah dalam penguatan kesehatan lingkungan di lingkungan pendidikan.

Tim pengabdian dari dosen dan mahasiswa Kesehatan Lingkungan, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT).

Ketua Dr Vita Pramaningsih; anggota dosen Dr Ratna Yuliawati; anggota mahasiswa yaitu Parli Prananda dan Virda Putri Kumalasari.

Kegiatan penyuluhan dengan tema “Sekolah Sehat: Pencegahan Penyakit dan Lingkungan Sehat” yang dilaksanakan pada Jumat (16/1), bertepatan dengan peringatan Isra Mikraj.

Momentum itu menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan merupakan bagian dari nilai keimanan dan tanggung jawab sosial.

Dalam penyuluhan tersebut, siswa dibekali pemahaman tentang hubungan sanitasi, kebersihan lingkungan, dan pencegahan penyakit berbasis lingkungan seperti diare, penyakit kulit, dan gangguan kesehatan lainnya.

Namun, sekolah sehat tidak cukup hanya dengan edukasi. Selain itu dilakukan pengukuran kualitas fisik lingkungan yaitu pengukuran pencahayaan dan kelembaban di ruang kelas, ruang guru, masjid, dapur, dan laundry.

Kegiatan itu dilengkapi dengan penyerahan tempat angkut sampah terpilah organik dan anorganik yang dilengkapi roda untuk mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib dan efisien di lingkungan sekolah.

Selain itu, tim pengabdian juga menyerahkan EM4 dan molase sebagai bahan pendukung pembuatan kompos. Sehingga sampah organik dapat dikelola menjadi pupuk yang bermanfaat.

Langkah itu diharapkan menjadi awal penerapan sanitasi berkelanjutan di sekolah, sekaligus sarana pembelajaran praktik bagi siswa.

Ketika siswa terbiasa memilah sampah, mengolah limbah organik, dan menjaga kebersihan lingkungan, maka sekolah telah berperan besar dalam menanamkan karakter peduli lingkungan.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Hibah RisetMu, atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan.

Semoga kegiatan ini menjadi contoh bagi di sekolah-sekolah lain di Kaltim sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat, islami, dan berkelanjutan. (s/pms/as/rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #ibu kota nusantara #Boarding School #muhammadiyah 105 tahun #Kutai Barat