KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Kandang ayam jenis closed house yang dibangun Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Paser di Desa Klempang Sari, Kecamatan Kuaro beroperasi pada awal April lalu. Pada Mei ini sudah bisa dijual hasil ayam pedaging atau ayam broiler-nya.
Kepala Disbunak Paser Djoko Bawono mengatakan, pasokan hasil program ini sudah dinikmati masyarakat Kabupaten Paser dan sekitarnya.
Baca Juga: Semoga Lulus Semua, Sebanyak 612 Honorer di Paser Ikuti Tahap II Seleksi P3K
"Penjualannya juga sampai ke Kabupaten Penajam (Paser Utara) dan Kota Balikpapan," kata Djoko, Rabu (7/5/2025). Jumlah panen perdana kandang ayam tersebut mencapai 12.420 ekor.
Kandang ayam ini adalah program Pemkab Paser untuk stabilisasi pangan daging ayam telah berjalan pada 2025.
Ada dua kandang yang dikelola, satu kandang berukuran 10x60 meter persegi. Satu kandangnya berkisar Rp 1,1 miliar pembangunannya. Pengelolaannya oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) bekerja sama dengan perusahaan peternakan ayam di Samarinda.
Baca Juga: Kasus Ambruknya Jembatan Busui, Sopir Truk Tersangka dan Kernet Jadi Saksi
Djoko mengatakan, kandang ini adalah satu dari tiga lokasi closed house yang dibangun. Program pembangunan kandang lainnya di Desa Padang Jaya, Kecamatan Kuaro dan Desa Selerong, Kecamatan Muara Komam sudah dibangun namun belum beroperasi. (*)
Editor : Ery Supriyadi