TANAH GROGOT – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanah Grogot kini tengah menunggu proses verifikasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait rencana pengoperasian dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini merupakan bagian dari target pemerintah pusat untuk mengoperasikan 36 dapur MBG pada akhir Mei 2026, dari total 70 titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang disiapkan di seluruh Indonesia. Kepala Rutan Kelas IIB Tanah Grogot, Aris Triyanto menjelaskan bahwa peninjauan langsung oleh tim Ditjenpas sangat krusial untuk menentukan kelayakan infrastruktur dan administrasi di wilayahnya.
"Kami masih menanti tim dari Ditjenpas untuk melihat kesiapan di sini, apakah infrastrukturnya sudah memenuhi atau belum. Pembangunan dapur MBG tidak bisa sembarangan karena ada syarat teknis dan administratif yang wajib dipenuhi," kata Aris, Rabu (13/5/2026).
Baca Juga: DPRD Paser Konsultasi ke BKPM, Percepat Raperda Penanaman Modal
Selain kesiapan fisik bangunan, Aris menekankan bahwa salah satu syarat mutlak adalah ketersediaan tenaga kerja yang memiliki sertifikasi khusus di bidang pengolahan makanan. Hal ini bertujuan untuk memastikan standar nutrisi terpenuhi, mencegah risiko kesehatan seperti keracunan makanan, dan menjamin petugas dapur handal dalam manajemen pangan skala besar.
Aris mengakui bahwa saat ini pihaknya masih perlu melakukan peningkatan kompetensi SDM bagi petugas dapur agar sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan. Meskipun masih dalam tahap menunggu pengecekan pusat, Aris optimis bahwa fasilitas yang ada di Rutan Tanah Grogot secara umum sudah memadai. Jika lolos verifikasi, Rutan Tanah Grogot akan menjadi salah satu titik strategis penyediaan gizi di Kalimantan Timur.
"Kami tentu siap apabila ditunjuk. Ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia," katanya. Hingga saat ini, pihak Rutan masih menunggu jadwal pasti kunjungan verifikasi guna memastikan apakah Tanah Grogot akan masuk dalam daftar prioritas pembangunan tahap awal. (riz)
Editor : Muhammad Rizki