Ketua Pengurus Cabang GOBI Paser, Amriyan mengungkapkan bahwa kompetisi lokal ini diikuti oleh sekitar 30 peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga lansia di atas 60 tahun.
"Kegiatan hari ini dalam rangka mempererat silaturahmi, khususnya untuk para penggiat balogo," ujar Amriyan, Rabu (17/6/2026). Para peserta diketahui datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Paser, di antaranya dari Kecamatan Long Kali, Long Pinang, Lempesu, dan Damit.
Meskipun panitia awalnya memproyeksikan kompetisi akan memakan waktu selama dua hari, seluruh rangkaian pertandingan nyatanya berhasil rampung hanya dalam waktu satu hari. Terkait operasional, Amriyan menjelaskan bahwa pendanaan agenda ini bersumber dari uang pendaftaran para peserta serta dukungan pihak sponsor.
Balogo merupakan olahraga khas masyarakat Kalimantan yang umumnya dimainkan di lapangan datar, baik secara perorangan maupun beregu. Amriyan membeberkan bahwa olahraga ini sebenarnya memiliki tiga jenis variasi, yaitu balogo kering, balogo dempul, dan balogo ambal.
"Untuk yang kami laksanakan hari ini, itu jenis balogo kering," tambahnya. Ia juga menyebutkan bahwa olahraga tradisional ini sudah rutin dilibatkan dalam berbagai event di Kabupaten Paser, di mana jenis balogo yang dimainkan akan disesuaikan dengan agenda penyelenggara. Melalui keberhasilan kompetisi ini, GOBI Paser menegaskan komitmen kuatnya untuk terus mengawal eksistensi balogo agar tetap dikenal, dicintai, dan dimainkan oleh lintas generasi di masa depan. (riz)
Editor : Muhammad Rizki