Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Polres Paser Resmikan Pos Satpolairud Lori, Canangkan Kampung Bebas Narkoba

Muhammad Najib • Rabu, 8 Juli 2026 | 19:39 WIB
PERESMIAN: Peresmian Pos Polisi Desa Lori sekaligus Kampung Bebas Narkoba, Rabu (8/7/2026).
PERESMIAN: Peresmian Pos Polisi Desa Lori sekaligus Kampung Bebas Narkoba, Rabu (8/7/2026).

TANAH GROGOT – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Paser meresmikan Pos Satpolairud Lori di Desa Lori, Kecamatan Tanjung Harapan, Rabu (8/7). Peresmian tersebut dirangkai dengan pencanangan Kampung Bebas Narkoba dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai upaya memperkuat keamanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.00 Wita itu dihadiri Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari bersama jajaran Polres Paser, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

Kasat Polairud Polres Paser AKP Andi Bagus Wicaksana mengatakan, Pos Satpolairud Lori dibangun untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat pesisir. Keberadaan pos tersebut juga diharapkan mampu mempercepat penanganan berbagai persoalan di wilayah perairan.

"Pos ini akan menjadi pusat pemantauan keselamatan perairan, sarana edukasi penggunaan alat keselamatan bagi nelayan, sekaligus mempercepat respons terhadap kecelakaan maupun keadaan darurat di laut," ujarnya.

Baca Juga: Cegah Human Trafficking, Pansus II DPRD Paser Perketat Aturan Jarak Lokasi Hiburan Malam dan Miras!

Selain itu, Polres Paser mencanangkan Desa Lori sebagai Kampung Bebas Narkoba. Program tersebut merupakan komitmen bersama untuk melindungi masyarakat dari penyalahgunaan narkotika yang dinilai dapat mengancam kesehatan, keselamatan kerja, hingga masa depan generasi muda.

Di saat yang sama, Desa Lori juga ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih. Program ini diharapkan mampu memperkuat semangat nasionalisme sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pemberdayaan berbasis komunitas.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan pita sebagai tanda beroperasinya Pos Satpolairud Lori serta penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat dan bingkisan kepada personel.

Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari menyatakan dukungan penuh terhadap pencanangan Desa Lori sebagai Kampung Bebas Narkoba. Sebagai Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser, ia menegaskan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba harus diperkuat hingga tingkat desa.

Ia berharap Desa Lori dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Paser dalam membangun lingkungan yang bersih dari narkotika.

"Keberhasilan program ini membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai tokoh agama, tokoh adat, pemerintah desa, PKK, hingga para pemuda," katanya.

Ikhwan juga menyampaikan dukungan terhadap Program Kampung Nelayan Merah Putih sebagai bentuk sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

"Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan, menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata, sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di wilayah pesisir," ujarnya.

Menurutnya, ketiga program tersebut saling berkaitan. Lingkungan yang aman, bebas narkoba, dan didukung pelayanan kepolisian yang memadai akan melahirkan masyarakat yang sehat, produktif, serta mampu mengelola potensi kelautan secara optimal.

Ia juga mengapresiasi peningkatan infrastruktur menuju Desa Lori. Jika sebelumnya perjalanan dari Tanah Grogot memerlukan waktu sekitar tiga jam, kini hanya sekitar satu jam berkat pembangunan jalan yang dilakukan pemerintah.

Pemkab Paser, lanjut Ikhwan, akan melanjutkan penyempurnaan ruas jalan yang masih tersisa serta memenuhi kebutuhan sarana air bersih masyarakat. Ia juga mengajak warga bersama-sama menjaga pelabuhan dan Pos Satpolairud agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas masyarakat pesisir.

Editor : Muhammad Ridhuan
#Kampung Nelayan Merah Putih #Pos Satpolairud Lori #Desa Lori #Kampung Bebas Narkoba #polres paser