Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Distan PPU Usulkan Pembangunan SPBU Khusus Petani di Kecamatan Babulu

Ahmad Maki • Kamis, 6 November 2025 | 20:56 WIB

Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto.
Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto.

PENAJAM — Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengusulkan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus bagi petani. Langkah ini diambil untuk mendukung kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang digunakan dalam operasional alat dan mesin pertanian.

Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto, mengatakan bahwa usulan pembangunan SPBU khusus petani tersebut sudah diajukan ke pemerintah daerah dan Pertamina. Menurutnya, keberadaan SPBU khusus ini penting agar petani tidak perlu berebut dengan masyarakat umum dalam mendapatkan solar bersubsidi.

“Iya, jadi pom khusus bagi para petani itu memang sudah ada usulan dari kita. Masyarakat desa juga sudah siap. Kebutuhan petani itu selain alat mesin pertanian, juga bahan bakar minyak bersubsidi sebagai faktor pendukung utama,” jelas Andi, Kamis (6/11/2025).

Saat ini, petani di wilayah PPU masih mengambil BBM bersubsidi dari SPBU Labangka, Kecamatan Babulu. Namun, menurut Andi, kondisi tersebut belum ideal karena antrean panjang sering terjadi dan menghambat aktivitas petani di lapangan.

Baca Juga: Wabup PPU Waris Muin Dorong Desa Perkuat Kerja Sama Pihak Ketiga

“Kami berpikir bahwa seharusnya petani memiliki SPBU tersendiri, sehingga tidak berdesakan dan tidak berebutan dengan masyarakat umum. Kami sudah berdiskusi dengan berbagai pihak dan menyiapkan data alat mesin pertanian sebagai dasar usulan,” ujarnya.

Andi mengungkapkan, salah satu lokasi yang disiapkan untuk pembangunan SPBU khusus petani berada di Desa Sukabangun Jaya, Kecamatan Babulu. Pemerintah desa telah menyediakan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan fasilitas tersebut.

“Alhamdulillah, salah satu desa, khususnya Sukabangun Jaya, sudah memberikan ruang untuk membangun tempatnya. Saat ini kami sudah bersurat ke pemerintah daerah dan pimpinan Pertamina di Balikpapan, dan masih menunggu respon,” kata Andi.

Andi menegaskan, lahan yang direncanakan untuk pembangunan SPBU tersebut merupakan lahan milik desa, bukan milik pemerintah kabupaten. Distan PPU berharap rencana ini dapat segera direalisasikan agar pelayanan BBM bersubsidi bagi petani semakin mudah dan tepat sasaran.

Ia menambahkan, proses pembangunan SPBU ini masih menunggu kajian teknis dari Pertamina, termasuk mengenai spesifikasi fasilitas seperti tangki pendam, dispenser, dan ukuran bangunan.

“Kami berharap tim dari Pertamina bisa segera turun untuk melakukan survei lapangan. Setelah gambar dan hasil survei didapat, akan dibicarakan kembali bersama pemerintah daerah terkait status lahan dan langkah selanjutnya,” tuturnya. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#petani #Penajam Paser Utara (PPU) #spbu khusus