KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tur Wahyu Sutrisno, menegaskan dukungannya agar perhelatan Gebyar Gerbang Nusantara dapat kembali dilaksanakan pada tahun depan dengan skala yang lebih luas.
Hal ini disampaikannya di sela kemeriahan malam puncak acara yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati PPU, Sabtu (27/12).
Tur Wahyu Sutrisno menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan wadah aktualisasi bagi komunitas kreatif dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Ia berharap kegiatan ini terus berkembang sebagai agenda rutin daerah.
Baca Juga: Dishub PPU Siapkan Tiga Tahap Peningkatan Fasilitas Dermaga Speed Boat Penajam
“Kami berharap tahun depan kegiatan Gerbang Nusantara semakin besar, lebih meriah, dan menjangkau masyarakat yang lebih luas. Fasilitas kawasan stadion ke depan juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan positif,” ujarnya optimis.
Acara yang dihadiri oleh Bupati PPU, H. Mudyat Noor, dan Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin ini menjadi panggung apresiasi bagi insan-insan berprestasi di Kabupaten PPU.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa branding "Gerbang Nusantara" adalah simbol kebersamaan dalam membangun daerah yang inklusif dan adaptif, terutama sebagai mitra strategis Ibu Kota Negara (IKN).
Malam penganugerahan ini turut memberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah berinovasi. Berikut adalah daftar lengkap penerima penghargaan pada malam tersebut:
Inovasi Perangkat Daerah dan Puskesmas
Pemenang Kategori Perangkat Daerah: Juara I diraih oleh DP3AP2KB dengan inovasi "PALANG TIKAR BUNGA", disusul Dinas Perpustakaan dan Arsip (MIS BAPER Serial SKRIP), dan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Nge LIVE Yuk!).
Pemenang Kategori Puskesmas/Desa: UPT Puskesmas Sepaku I meraih posisi terbaik dengan inovasi "SI PEDAL" , diikuti oleh Puskesmas Penajam (CAKAP PULANG CERIA), dan Puskesmas Waru (PANTURA WARU).
Baca Juga: PPU Resmi Luncurkan Gebyar Gerbang Nusantara 2025 sebagai Ikon Kreativitas Daerah
Penghargaan Lingkungan (Kalpataru dan Adiwiyata)
Kalpataru Kabupaten PPU 2025: Diberikan kepada Wantono Mustofa dan Sunanik NJ untuk kategori Penyelamat Lingkungan. Adiwiyata Nasional dan Mandiri: SMPN 5 PPU (Mandiri), serta SDN 018 Penajam, SDN 023 Penajam, SMPN 4 PPU, dan SMPN 9 PPU untuk kategori Nasional.
Keterbukaan Informasi: Dinas Lingkungan Hidup Kab. PPU meraih Terbaik II tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang diterima oleh H. Safwana.
Kreativitas Jingle Gerbang Nusantara
Juara I dan II: Mohammad Ismail dengan lagu "Ise Kabar Taka" dan "Uwat Benuo Taka". Juara III: Agus Grana Hariyadi dengan lagu "Ronggeng Irama Lama".
Baca Juga: Bupati PPU Mudyat Noor Dorong Organisasi Keagamaan Jadi Pilar Kerukunan
Sisi Kemanusiaan di Malam Puncak
Selain perayaan prestasi, acara ini juga diisi dengan aksi nyata kepedulian melalui penggalangan donasi untuk korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Kabupaten PPU, H.Tohar kepada Bupati PPU, Mudyat Noor, sebagai bentuk solidaritas masyarakat Benuo Taka, PPU.
Malam puncak ditutup dengan penampilan memukau dari Cakra Adanu dan Cheetoss Band, meninggalkan kesan mendalam bagi ribuan warga yang hadir serta harapan besar untuk kembali berkumpul di Gebyar Gerbang Nusantara tahun mendatang.(*)
Editor : Dwi Puspitarini