Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kabar Baik dari Pasar, Harga Pangan di PPU Mulai Melandai, Stok Dipastikan Aman

Ari Arief • Selasa, 7 April 2026 | 16:04 WIB
Kepala Disketapang PPU Mulyono.
(dok/kp)
Kepala Disketapang PPU Mulyono. (dok/kp)

KALTIMPOST.ID,PENAJAM-Kabar segar bagi ibu rumah tangga di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) PPU per 6 April 2026, harga sejumlah bahan pokok penting (sembako) di wilayah ini terpantau mengalami tren penurunan yang cukup menggembirakan.

Kepala Disketapang PPU, Mulyono, saat dikonfirmasi pada Selasa (7/4/2026), mengungkapkan bahwa kondisi pasar saat ini sangat kondusif.

Baca Juga: Inflasi Samarinda Terkendali, BBM dan Ikan Jadi Sorotan

 Stabilitas harga terjaga dengan baik, bahkan beberapa komoditas yang sebelumnya sempat meroket kini mulai "jinak" kembali.

"Kami melihat adanya pergerakan harga yang positif bagi konsumen. Komoditas yang biasanya menjadi pemicu inflasi, seperti aneka jenis cabai dan daging ayam, justru menunjukkan penurunan harga yang cukup berarti," kata Mulyono dengan nada optimistis.

Dalam rilis data terbarunya, penurunan harga yang paling mencolok terjadi pada cabai merah keriting.

Komoditas pedas ini mengalami koreksi harga hingga 9,85% atau turun sebesar Rp 4.762 per kilogram, sehingga kini masyarakat bisa membelinya di kisaran harga Rp 43.571 per kilogram.

Langkah serupa diikuti oleh bawang merah yang kini dibanderol di harga Rp 50.000 per kilogram, menyusul penurunan sebesar 2,78%.

Tidak hanya bumbu dapur, sektor protein juga membawa kabar baik. Harga ikan bandeng turun menjadi Rp 28.333 per kilogram, sementara daging ayam ras kini lebih terjangkau di angka Rp 40.000 per kilogram setelah mengalami penurunan sebesar 2,83%.

Bagi penyuka telur, harga telur ayam ras juga ikut melandai ke angka Rp33.167 per kilogram.

Meski mayoritas turun, Mulyono mencatat adanya kenaikan tipis pada beberapa jenis ikan dan pemanis.

Ikan tongkol mengalami kenaikan sebesar 2,91% menjadi Rp 47.167 per kilogram, sementara gula konsumsi naik tipis sebesar 1,25% ke angka Rp 18.833 per kilogram.

Meski begitu, kenaikan ini dinilai masih dalam batas normal dan tidak mengganggu daya beli masyarakat secara luas.

Baca Juga: Gaji Menteri Bakal Dipangkas 25 Persen? Ini Penjelasan Menkeu Purbaya dan Sikap Prabowo

Di sisi lain, kebutuhan dasar seperti beras terpantau sangat stabil. Beras premium masih bertahan di harga Rp 16.500, Beras SPHP tetap di Rp 13.000, dan beras medium di angka Rp 13.750 per kilogram.

Untuk kebutuhan dapur lainnya seperti Minyakita tetap stabil di Rp 15.700 per liter dan daging sapi murni konsisten di harga Rp 150.000 per kilogram.

Mulyono menegaskan bahwa fokus utama Disketapang PPU saat ini bukan hanya soal harga, melainkan juga kepastian stok. Ia memastikan bahwa rantai pasokan dari distributor menuju pasar-pasar di PPU berjalan tanpa kendala.

"Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok pangan kita melimpah dan distribusi sangat lancar. Kami akan terus memantau pergerakan harga setiap hari agar tetap stabil dan terjangkau bagi seluruh lapisan warga PPU," katanya.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#penajam paser utara #ppu #harga sembako #disketapang PPU