Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemkab PPU Kolaborasi dengan UGM Uji Coba Padi "Amfibi" Gamagora di Desa Sidorejo

Ahmad Maki • Selasa, 19 Mei 2026 | 12:42 WIB
Nicko Herlambang bersama Darisugi dan Laku Faudzul Idhi meninjau lokasi uji coba penanaman padi varietas unggul Gamagora 7 di Desa Sidorejo, Senin (18/5/2026). (IST)
Nicko Herlambang bersama Darisugi dan Laku Faudzul Idhi meninjau lokasi uji coba penanaman padi varietas unggul Gamagora 7 di Desa Sidorejo, Senin (18/5/2026). (IST)

 

PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Keluarga Alumni UGM (Kagama) resmi memulai uji coba penanaman padi varietas unggul Gamagora 7 di Desa Sidorejo, Senin (18/5/2026).

Uji coba ini merupakan bagian dari Program Sekolah Inovasi Desa (SID) bertajuk “One Village One Innovation” (Satu Desa Satu Inovasi) yang terintegrasi dengan BUMDes.

Selain menggenjot kemandirian desa, program ini ditargetkan mampu memperkuat ketahanan pangan di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Ketua Kagama Kaltim, Laku Faudzul Idhi, menyampaikan varietas ini mampu beradaptasi dengan baik terhadap iklim dan karakteristik tanah di PPU.

"Kami berkomitmen penuh mendampingi petani Desa Sidorejo, mulai dari proses awal penanaman hingga pascapanen. Langkah ini untuk memastikan program inovasi desa berjalan sukses dan berdampak nyata," ujar Laku Faudzul Idhi.

Baca Juga: Perdana, 100 Porsi MBG 3B Disalurkan di Kelurahan Nipah-Nipah

Sementara itu, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Sekretariat Kabupaten (Setkab)  PPU, Nicko Herlambang, menyampaikan bahwa kolaborasi akademis ini sejalan dengan visi daerah dalam membangun kemandirian dan daya saing desa berbasis potensi lokal, khususnya di sektor pertanian.

"Uji coba ini diharapkan menjadi jawaban atas tantangan pertanian lahan kering di wilayah PPU," ujarnya, Selasa (19/5).

Ia berharap, sinergi antara alumni, akademisi, dan pemerintah dapat menjadi motor penggerak dalam mengakselerasi pembangunan pertanian berkelanjutan dan modern di PPU.

Selain itu, Kepala Desa Sidorejo, Darisugi, mengapresiasi kolaborasi ini atas terpilihnya Desa Sidorejo sebagai lokasi uji coba. Sebagai desa agrobisnis, ia menyebutkan, 70 persen penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Dengan potensi lahan pertanian produktif seluas 318 hektare yang dikelola oleh tim "Brigade Pangan".

"Kami sangat membutuhkan terobosan teknologi seperti ini. Berharap varietas Gamagora benar-benar tahan kering dan menghasilkan panen melimpah, sehingga kesejahteraan petani meningkat sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa," tandasnya.

Baca Juga: Dana Transfer Belum Pasti Cair, Pemkab Kutim Pangkas Proyeksi APBD

Diketahui, varietas yang resmi dilepas Kementerian Pertanian pada 28 Maret 2023 ini, juga memiliki ketahanan tinggi terhadap hama wereng batang cokelat, hawar daun, serta penyakit blas. Dengan masa panen yang relatif singkat (berkisar antara 104 hingga 119 hari), padi ini memiliki potensi produktivitas tinggi mencapai 7,95 hingga 9,8 ton per hektare.

Gamagora 7 yang dikembangkan oleh Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM, dikenal sebagai "padi amfibi" diklaim mampu tumbuh optimal di lahan basah maupun lahan kering tadah hujan. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pemkab ppu #uji coba #kagama #ugm #padi