Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Festival Inovasi Desa PPU Digelar Besok, Pameran Produk hingga Konser Rakyat Siap Meriahkan Acara

Ahmad Maki • Jumat, 29 Mei 2026 | 17:27 WIB
PERSIAPAN: Beberapa stan masing–masing desa melakukan louding barang produk unggulan yang akan dipamerkan dalam Festival Inovasi Desa. AHMAD MAKI/KP
PERSIAPAN: Beberapa stan masing–masing desa melakukan louding barang produk unggulan yang akan dipamerkan dalam Festival Inovasi Desa. AHMAD MAKI/KP

KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan menggelar Festival Inovasi Desa sebagai upaya memacu kreativitas, inovasi, dan kemandirian di tingkat desa. Kegiatan digelar, Sabtu (30/5/2026), terpusat di halaman depan Kantor Bupati PPU.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah PPU, Nicko Herlambang, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan mengintegrasikan berbagai potensi desa melalui rangkaian kegiatan yang menarik.

Festival ini juga dirancang bukan sekadar sebagai ajang seremonial, melainkan sebagai stimulus (trigger) bagi pembangunan desa yang berkelanjutan.

"Kami ingin menyatukan berbagai ajang kompetisi yang selama ini berjalan sendiri-sendiri, seperti Lomba Desa, Lomba Kelurahan, dan Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG). Ke depan, semuanya akan diintegrasikan dalam satu wadah besar agar mampu mendorong kreativitas yang lebih masif dan terarah di tingkat desa maupun kelurahan," ujar Nicko Herlambang, ditemui, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga: Pembiayaan Syariah di Mahakam Ulu Melonjak 368 Persen, Tertinggi di Kaltim

Nicko juga menambahkan, meski di tengah kondisi keuangan daerah yang memiliki keterbatasan, desa-desa di PPU dituntut untuk tidak pasif. Pemkab berharap, desa mampu melahirkan ide-ide segar dan inisiatif perubahan secara mandiri demi pengembangan wilayah mereka masing-masing.

“Festival ini akan dimulai pagi hari dengan kegiatan jalan santai yang terbuka untuk masyarakat luas. Mengambil titik start dan finish di depan Kantor Bupati PPU, panitia telah menyiapkan berbagai hadiah menarik untuk menyemarakkan acara,” ujarnya.

Kemudian, memasuki siang harinya, lanjut Nicko, agenda berlanjut ke sesi edukatif melalui Seminar Nasional yang fokus pada tema inovasi dan strategi branding desa.

Baca Juga: Dinkes Bontang Kebut Perizinan Labkesda, Mini Kompetisi Ditarget Juni 2026

Seminar ini menghadirkan dua pakar berkompeten, yaitu Dosen MDKIK SPs UGM, Prof dr Agus Heruanto Hadna dan Managing Partner Inventure Yuswohady, seorang spesialis branding yang memiliki rekam jejak panjang di MarkPlus.

Selain seminar, daya tarik utama festival ini adalah Pameran Desa yang diikuti oleh sekitar 30 desa di wilayah PPU.

“Seperti produk unggulan setiap desa yang akan memamerkan produk khas daerah masing-masing, serta Teknologi Tepat Guna (TTG), di mana panitia menyediakan stan khusus demonstrasi untuk memperlihatkan langsung bagaimana pemanfaatan teknologi diterapkan di tingkat desa,” rincinya.

Tidak hanya fokus pada pameran dan hiburan, Festival Inovasi Desa ini juga menjadi jembatan strategis untuk membuka peluang investasi. Ia menjelaskan bahwa hari ini, pihak penyelenggara dijadwalkan akan menerima kunjungan penting dari tim Export Hub yang bergerak di bidang ekspor-impor serta contract farming.

Sebagai langkah awal kolaborasi, tim Export Hub telah melakukan survei lapangan ke lahan milik Perumda Benuo Taka untuk memetakan potensi perkebunan. Selain itu, survei lanjutan juga dilakukan di wilayah Gersik, Jenebora, dan Pantai Lango untuk meninjau langsung lahan-lahan Reforma Agraria milik masyarakat.

"Melalui kolaborasi dengan Export Hub ini, pemerintah daerah berupaya menggandeng para investor untuk bermitra langsung dengan masyarakat. Kita akan bersama-sama menentukan jenis tanaman yang paling potensial untuk dikembangkan, dengan fokus utama pada penyediaan dan pemenuhan ketahanan pangan daerah," terangnya.

Baca Juga: Waspada! Cacing Hati Ditemukan pada Sapi Kurban di Balikpapan, Kenali Ciri-cirinya yang Sering Diabaikan

Diketahui, kemeriahan festival inovasi desa ini akan ditutup pada malam hari, melalui Panggung Hiburan Rakyat. Ia menghimbau agar masyarakat PPU dapat hadir beramai-ramai untuk menyaksikan penampilan dari deretan band lokal terbaik, seperti Plat Merah, C-Toss, serta Vanilla Band.

“Sebagai puncak acara, penyanyi nasional Syahriyadi dipastikan akan naik ke atas panggung sebagai artis utama untuk menghibur seluruh warga yang hadir,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Festival Inovasi Desa PPU #inovasi desa Penajam #produk unggulan desa #seminar branding desa #pemkab ppu