PENAJAM– Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi meluncurkan inovasi terbaru dalam sektor ekonomi digital dan pelayanan publik pada Rabu (24/6/2026). Inovasi tersebut terintegrasi dalam aplikasi Desapedia yang menghadirkan layanan transportasi online lokal yang dikelola sepenuhnya oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda).
CEO Desapedia, Tias Ade Putra, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan strategi untuk memastikan perputaran uang tetap berada di daerah. Berbeda dengan platform transportasi online komersial pada umumnya, seluruh transaksi yang terjadi melalui sistem ini akan dikonversi menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan bagi desa atau kelurahan.
"Ini adalah transportasi online milik PPU. Seluruh operasionalnya dikelola oleh Perumda, sehingga setiap transaksi yang terjadi memberikan kontribusi nyata bagi PAD desa maupun daerah," kata Tias. Selain layanan transportasi, aplikasi ini juga menjadi pusat layanan digital masyarakat.
Warga dapat melakukan berbagai transaksi seperti pembelian pulsa, pengisian token listrik, hingga rencana pengembangan layanan tiket pesawat dan kereta api. "Setiap biaya layanan dari transaksi digital tersebut akan dikelola dengan sistem bagi hasil yang transparan," ujarnya.
Ia contoh, untuk transaksi token listrik, biaya admin akan dibagi menjadi dua bagian utama. Sebagian untuk pengelola aplikasi, dan sisanya dibagi kembali kepada mitra desa. "Bahkan desa yang tidak aktif secara operasional pun tetap mendapatkan bagian dari pembagian keuntungan dari ekosistem digital ini," sebutnya.
Tias menegaskan bahwa skema ini didesain untuk menciptakan kemandirian fiskal bagi desa-desa di PPU. Untuk mendukung operasional transportasi, bakal ada rekrutmen pengemudi lokal sebagai upaya penyerapan tenaga kerja.
"Tujuan akhirnya adalah dua hal yang berjalan beriringan. Pelayanan publik yang maksimal bagi warga, dan peningkatan PAD yang signifikan bagi daerah. Dengan sistem yang terintegrasi, kita membangun ekonomi desa dari dalam," pangkas Tias. (riz)
Editor : Muhammad Rizki