KALTIMPOST.ID, PENAJAM – Desa Girimukti di Kecamatan Penajam resmi terpilih sebagai lokasi pembinaan Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Upaya ini merupakan bagian dari penguatan ekonomi desa yang diamanatkan langsung oleh pemerintah pusat melalui program Asta Cita Presiden RI.
Dukungan penuh tersebut ditegaskan oleh Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, saat menerima kunjungan kerja Kepala Balai Pemerintahan Desa Yogyakarta, Irsan, di Rumah Jabatan Bupati PPU, Nipah-Nipah, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, penunjukan Desa Girimukti sebagai sebuah kehormatan sekaligus peluang besar bagi kemajuan ekonomi akar rumput di PPU. "Kami dari pemerintah daerah mendukung penuh program ini. Ini momentum krusial untuk menyelaraskan program pusat dan daerah demi mendongkrak kemandirian desa-desa di PPU," kata Mudyat Noor.
Mudyat menjelaskan, bahwa PPU sebenarnya telah memiliki fondasi digital dan data yang kuat untuk mendukung program koperasi ini. Beberapa inovasi yang sudah berjalan di antaranya Platform Desapedia, digitalisasi pelayanan dan administrasi desa serta Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik), kolaborasi bersama BPS untuk memperkuat akurasi data desa sebagai basis kebijakan pembangunan.
“Dengan modal digitalisasi tersebut, kami optimistis program Koperasi Desa Merah Putih di Desa Girimukti akan berjalan lebih efisien dan transparan, serta bisa menjadi percontohan (role model) bagi desa-desa lain,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Balai Pemerintahan Desa Yogyakarta, Irsan, memaparkan alasan di balik pemilihan lokasi ini. Program KDMP bergerak di bawah payung Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Baca Juga: Ngopi di Rooftop UNIBA: Tempat Nongkrong dengan View Sunrise, Sunset, dan Citylight di Balikpapan
Yakni, Representasi Kaltim, Provinsi Kalimantan Timur menjadi salah satu fokus utama sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) nasional. Utusan PPU, dari sekian banyak desa, Desa Girimukti dinilai paling siap dan terpilih mewakili Kabupaten PPU untuk menerima pembinaan intensif ini.
"Kami berharap perangkat daerah di PPU terus mengawal dan berkolaborasi secara berkelanjutan agar koperasi ini benar-benar hidup dan menjadi motor penggerak ekonomi riil masyarakat desa," pungkas Irsan. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo