Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Selamat Tinggal Banjir di Persimpangan Jalan MT Haryono! Pemprov Bangun Drainase, Ditargetkan Rampung November

Denny Saputra • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 07:35 WIB

PENANGANAN: Pelaksana di bawah pengawasan bidang SDA DPUPR Pera Kaltim tengah membangun drainase di Jalan MT Haryono kecamatan Samarinda Ulu. (FOTO: DENNY SAPUTRA/KP)
PENANGANAN: Pelaksana di bawah pengawasan bidang SDA DPUPR Pera Kaltim tengah membangun drainase di Jalan MT Haryono kecamatan Samarinda Ulu. (FOTO: DENNY SAPUTRA/KP)
KALTIMPOST.ID, Pemprov Kaltim membangun drainase di Jalan MT Haryono, senilai Rp 2,1 miliar. Anggaran ini dikucurkan untuk bisa mengatasi banjir yang kerap terjadi di simpang empat Jalan MT Haryono-Jalan P Suryanata-Jalan Ir H Juanda dan Jalan P Antasari kecamatan Samarinda Ulu.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR Pera) Kaltim Runandar melalui PPK pembangunan drainase Jalan MT Haryono Aditya mengatakan, pembangunan ini akan berdampak pengurangan banjir di simpang empat tersebut. nantinya akan terkoneksi dengan drainase yang dibuat oleh tim SDA Pemkot Samarinda di Jalan P Suryanata.

“Pemprov Kaltim berkoordinasi dengan Pemkot Samarinda untuk menuntaskan drainase jalan P Suryanata dan terkoneksi dengan drainase di Jalan MT Haryono,” ucapnya, Jumat (4/10).

Dia merinci dengan anggaran Rp 2,1 miliar dari APBD 2024 Kaltim, pihaknya mampu membangun drainase dengan konstruksi beton sepanjang 100 meter, lebar 3 meter dan ketinggian/kedalaman 2,2 meter. 

Dengan metode precast setengah tinggi saluran, kemudian dilanjutkan pengecoran setempat untuk dinding dan plat atasnya dan dilengkapi besi penutup manhole yang akan dipasang setelahnya. “Drainase ini tidak dilengkapi trotoar namun jarak antar manhole sekitar 5,4 meter sehingga memudahkan pemeliharaan ke depannya,” singkatnya.

Terkait tantangan pekerjaan, dirinya menerangkan adanya utilitas seperti pipa air yang tertanam di bawah tanah cukup menyulitkan pekerjaan. 

Namun pihak pelaksana aktif berkoordinasi dengan Perumdam Tirta Kencana untuk membantu mengatasi kerusakan yang terjadi.”Kami optimis rampung tepat waktu pada November 2024,” pungkasnya.

 

Editor : Uways Alqadrie
#PUPR Kaltim #Samarinda banjir