Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Marak Hoaks di Medsos, Diskominfo Kaltim Gerakkan Siswa SMAN 5 Samarinda Jadi Penangkalnya

Uways Alqadrie • Jumat, 17 Oktober 2025 | 06:48 WIB

Para pelajar SMAN 5 Samarinda berfoto bersama usai mengikuti Sosialisasi Anti Hoaks dan Konten Pornografi di Media Sosial yang digelar Diskominfo Kaltim, Kamis (16/10/2025). (Pemprov Kaltim)
Para pelajar SMAN 5 Samarinda berfoto bersama usai mengikuti Sosialisasi Anti Hoaks dan Konten Pornografi di Media Sosial yang digelar Diskominfo Kaltim, Kamis (16/10/2025). (Pemprov Kaltim)
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Di tengah derasnya arus informasi digital, pelajar dituntut semakin cerdas dan kritis dalam bermedia sosial. Semangat inilah yang diangkat dalam kegiatan “Sosialisasi Anti Hoaks dan Konten Pornografi di Media Sosial bagi Pelajar” yang digelar di SMA Negeri 5 Samarinda, Kamis (16/10).

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, mengingatkan bahwa hoaks bukan fenomena baru, tetapi kini menyebar jauh lebih cepat karena kemajuan teknologi.

“Hoaks sudah ada sejak dulu, hanya saja kini penyebarannya tak butuh waktu lama. Sekali klik, informasi bisa menjangkau dunia,” ujarnya.

Faisal menegaskan, dampak kabar palsu bisa berujung serius—mulai dari perpecahan sosial hingga konflik antarnegara. Karena itu, ia menilai literasi digital bukan hanya soal bisa menggunakan gawai, tetapi kemampuan berpikir kritis, memverifikasi informasi, dan menahan diri untuk tidak menyebarkan kabar tanpa dasar.

“Jangan jadi bagian dari masalah. Jadilah bagian dari solusi—generasi yang menyebarkan kebenaran dan kebaikan di dunia maya,” pesan Faisal.

Sesi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para siswa. Para peserta diajak berdiskusi soal cara mengenali hoaks dan menghindari jebakan konten negatif.

Kepala SMAN 5 Samarinda, Budiono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berpesan agar siswa memanfaatkan setiap kesempatan untuk belajar.

“Anggap setiap orang sebagai guru, setiap tempat sebagai kelas, dan setiap waktu sebagai waktu belajar. Gunakan ponsel dengan bijak, karena alat itu bisa menolong atau menjerumuskan tergantung penggunanya,” katanya.

Editor : Uways Alqadrie
#SMAN 5 Samarinda #pemprov kaltim #Diskominfo Kaltim #konten negatif #anti hoax #literasi digital