Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Warga Keluhkan Pelayanan Publik di UPT BLUD Puskesmas Trauma Center, Begini Penjelasan Kepala Puskesmas

Eko Pralistio • Kamis, 13 November 2025 | 17:28 WIB
PERBAIKAN PELAYANAN: Seorang pengguna akun anonim mengeluhkan pelayanan di UPT BULD Puskesmas Trauma Center di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir. 
PERBAIKAN PELAYANAN: Seorang pengguna akun anonim mengeluhkan pelayanan di UPT BULD Puskesmas Trauma Center di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir. 

 

SAMARINDA-Sebuah unggahan di media sosial Facebook membuat heboh warga Samarinda. Seorang pengguna akun anonim mengeluhkan pelayanan di UPT BULD Puskesmas Trauma Center, Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir.

Dalam unggahan yang diposting pada Rabu (12/11) lalu, pemilik akun menyoroti sikap salah satu petugas di bagian pengambilan nomor antrean. Dia menyebut pelayanan di puskesmas tersebut kurang ramah. “Mbak-mbak gemuk sudah sering kali saya dapati judes kalau bertanya nyolot. Kamu itu bagian melayani, walau kami pakai BPJS, kami tetap bayar tiap bulan. Kalau capek atau gaji kurang, jangan kerja!” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Unggahan itu sontak ramai dikomentari netizen, dan dibagikan di sejumlah grup warga Samarinda. Banyak yang menyoroti pentingnya sikap ramah dari tenaga kesehatan, terutama di layanan publik.

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT BULD Puskesmas Trauma Center Samarinda Samriyani Sabang menyampaikan terima kasih atas kritik yang disampaikan masyarakat. Dia memastikan pihaknya akan menindaklanjuti keluhan tersebut sesuai prosedur. “Sekecil apa pun keluhan, insyaallah akan kami tindak lanjuti secara internal sesuai SOP yang berlaku,” ungkapnya, Kamis (13/11).

Namun, dia juga berharap masyarakat dapat menyampaikan keluhan melalui kanal resmi agar bisa ditelusuri lebih jelas, termasuk siapa pelapor dan bagaimana kronologinya. “Intinya kami tangani secara profesional. Tujuannya agar pelayanan kami bisa terus lebih baik,” ujarnya.

Samriyani menambahkan, pihaknya telah menjadwalkan rapat internal untuk membahas kasus tersebut. Dari hasil rapat itu, baru akan ditentukan langkah pembinaan atau perbaikan yang diperlukan. “Terkait sanksi, kami akan lihat dulu sesuai hasil evaluasi. Fokus kami adalah peningkatan dan perbaikan pelayanan agar masyarakat semakin puas,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#publik #puskesmas #samarinda #pelayanan