KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Prestasi Pemerintah Kota Samarinda yang kembali meraih penghargaan tingkat nasional mendapat apresiasi dari kalangan DPRD Samarinda. Kota Tepian dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi daerah hingga meraih penghargaan Terbaik I Pengendalian Inflasi Regional Kalimantan dan Terbaik I Kategori Creative Financing dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Balikpapan, Selasa (5/5) lalu.
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi menilai, capaian itu bukan hal yang mengejutkan mengingat pengendalian inflasi di Samarinda selama ini dinilai cukup konsisten. "Kalau menurut saya wajar saja dapat penghargaan itu. Karena selama ini TPID rutin rapat dan capaian Samarinda memang selalu bagus. Biasanya ranking dua atau tiga, sekarang jadi peringkat satu," ujarnya, Kamis (7/5).
Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog, BUMD, hingga organisasi perangkat daerah terkait. "Yang penting sebenarnya bukan soal juaranya, tapi bagaimana inflasi tetap terkendali karena ini berkaitan langsung dengan hajat masyarakat. Kalau dapat juara satu itu bonus," jelasnya.
Baca Juga: Parkiran Plaza Telkom Ditertibkan, Dishub Samarinda Minta Marka Segera Dihapus
Terkait adanya reward sekitar Rp 3 miliar per kategori yang diterima daerah peraih penghargaan, Iswandi menilai pemanfaatannya dapat disesuaikan kebutuhan pemerintah kota. Menurutnya, penghargaan tersebut bisa digunakan untuk pembangunan maupun bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang berkontribusi.
"Namanya hadiah tentu sah-sah saja dipakai untuk berbagai kebutuhan. Bisa untuk pembangunan kota atau bentuk apresiasi kepada yang terlibat," katanya.
Ia juga menilai keberhasilan Samarinda tidak lepas dari peran kepemimpinan daerah dalam mengoordinasikan seluruh elemen yang terlibat dalam pengendalian inflasi. "Kalau kapal itu ada nahkodanya. Semua pihak punya peran, tapi pemimpin juga punya andil penting. Kalau kebijakannya bagus tentu kami apresiasi dan dukung," tegasnya.
Meski demikian, Iswandi menegaskan DPRD tetap akan menjalankan fungsi pengawasan dan kritik terhadap pemerintah daerah apabila diperlukan. Menurutnya, kritik yang disampaikan semata untuk perbaikan pembangunan Kota Samarinda. "Kalau bagus kami apresiasi, kalau kurang tentu kami kritik. Itu bagian dari tugas DPRD untuk perbaikan, bukan persoalan tendensi," pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki