Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Raffles Independent School Mulai Tahun Ajaran Baru, Terapkan Kurikulum Cambridge dan Pengalaman Belajar Kelas Dunia

Ajie Chandra • Selasa, 22 Juli 2025 | 16:03 WIB

 

STANDAR GLOBAL: Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi murid-murid baru Raffles Independent School, khususnya dari jenjang pra-sekolah.
STANDAR GLOBAL: Kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi murid-murid baru Raffles Independent School, khususnya dari jenjang pra-sekolah.
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Tahun ajaran baru 2025/2026 resmi dimulai di Raffles Independent School Balikpapan, ditandai dengan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah bagi murid-murid baru, khususnya dari jenjang pra-sekolah (preschool). Momen ini menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk merasakan pengalaman belajar yang unik, inklusif, dan berstandar internasional di salah satu sekolah yang kini makin diperhitungkan di Balikpapan.

Sekolah yang berdiri sejak 2015 ini kini mengusung konsep pembelajaran dual curriculum—menggabungkan kurikulum Cambridge dan kurikulum nasional. Hingga kini, Raffles terus berbenah dan berkembang menjadi semi-private school yang mengedepankan pendidikan dengan standar global tanpa meninggalkan akar kebangsaan.

“Dengan dua kurikulum ini, setiap anak nantinya akan menerima dua ijazah, ijazah nasional dan Cambridge. Jadi, mereka memiliki fleksibilitas untuk melanjutkan ke sekolah nasional, sekolah SPK, atau bahkan langsung ke luar negeri,” terang Rachmatika Devi K. F., guru jenjang primary-secondary di Raffles.

Photo
Photo
FLEKSIBEL: Dengan dua kurikulum, setiap siswa akan menerima dua ijazah, ijazah nasional dan Cambridge. Siswa memiliki fleksibilitas untuk melanjutkan ke sekolah nasional, sekolah SPK, atau bahkan langsung ke luar negeri.

Raffles Independent School membuka jenjang pendidikan mulai dari toddler (2–3 tahun) hingga SMA. Untuk jenjang preschool, terdapat empat level: Toddler, K1, K2, dan Preparatory (TKB). Menariknya, satu kelas hanya diisi maksimal 8 murid dengan rasio guru tinggi—satu homeroom teacher dan satu co-teacher, bahkan bisa ditambah menjadi tiga guru bila diperlukan.

“Pembelajaran kami dilakukan full berbahasa Inggris sejak dini, bahkan sejak toddler, dan ditambah pelajaran Mandarin sejak usia TK B,” ujar Irtan Rahma Widayani, guru preschool.

Sebagai sekolah berlisensi Cambridge (UK Centre 291), Raffles menyelenggarakan ujian langsung dari Cambridge dan sudah meluluskan siswa yang kini melanjutkan pendidikan di luar daerah bahkan luar negeri.

“Soal ujian dikirim langsung dari Cambridge. Lulusan kami sudah ada yang diterima di college di Jakarta, dan beberapa lainnya sudah berencana lanjut ke luar negeri. Dengan dua ijazah, mereka memiliki pilihan dan backup yang fleksibel,” tambah Rachmatika.

Untuk fasilitas, selain ruang kelas ber-AC dan proyektor modern, Raffles menyediakan indoor dan outdoor playground, kafetaria luas, laboratorium sains, serta fasilitas seni seperti kelas musik lengkap dengan alat band dan guru seni berpengalaman. Di bidang olahraga, sekolah bekerja sama dengan Global Sport, tempat siswa belajar langsung di lapangan profesional.

Tak hanya akademik, Raffles juga aktif menggelar kegiatan di luar sekolah seperti outing class, kunjungan ke restoran untuk cooking class, hingga tur edukatif ke IKN (Ibu Kota Nusantara).

“Walau kami sekolah internasional, kami tetap mengenalkan anak-anak pada negeri sendiri. Kami ingin mereka tetap mengenal budaya dan lingkungan lokal,” ujar Irtan.

Dengan konsep bilingual dan pendekatan internasional, Raffles menjadi pilihan utama bagi keluarga ekspatriat maupun pendatang dari luar daerah yang menetap di Balikpapan.

“Kalau orang cari sekolah internasional di Balikpapan lewat Google, biasanya yang muncul paling atas ya kami. Sudah terdaftar resmi sebagai Cambridge School dan juga terakreditasi nasional,” pungkas Rachmatika.

 

Raffles Independent School terus membuktikan diri sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan kompeten, memadukan nilai lokal dengan standar global. Sekolah ini tak sekadar tempat belajar, tetapi jembatan awal menuju masa depan dunia. (*)

Editor : Ismet Rifani
#kurikulum Cambridge dan kurikulum nasional #Raffles Independent School Balikpapan #pendidikan