SAMARINDA - Rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dirgahayu Samarinda resmi ditutup pada 3 September 2025. Acara penutupan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.
Kegiatan PKKMB ini digelar selama tiga hari. Yaitu pada 1-3 September 2025. Berpusat di Kampus Stikes Dirgahayu Samarinda. Acara penutupan dihadiri Ketua Yayasan dan jajaran manajemen Stikes Dirgahayu Samarinda, dosen, dan tenaga kependidikan, panitia, serta seluruh mahasiswa baru tahun 2025.
Ketua Stikes Dirgahayu Samarinda, Ns. Andrea Theofrida Bone MAN menyampaikan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa baru. “Hari ini kita bersyukur karena keluarga besar Stikes Dirgahayu kembali menerima generasi baru yang akan ditempa, dibentuk, dan dipersiapkan menjadi insan kesehatan yang professional,” ujarnya.
“Kehadiran kalian membawa semangat baru bagi kampus ini. Adik-adik yang terkasih pada hari ini hidup kalian ditransformasi ke tingkat yang baru dan lebih tinggi dari sebelumnya, yang di mulai dengan kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru,” tambahnya.
Kegiatan PKKMB bertujuan untuk mempercepat adaptasi di lingkungan baru. Masa ini dapat dijadikan titik tolak inisiasi pembinaaan idealisme, menanamkan dan membina sikap cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter unggul, kasih dan persaudaraan jujur, cerdas, peduli, bertanggung jawab, tangguh dan memiliki Kemampuan professional tenaga kesehatan.
Hal tersebut sesuai dengan visi Stikes Dirgahayu. Yakni menjadi perguruan tinggi kesehatan yang unggul penuh kasih dan persaudaraan. “Di sini kalian tidak hanya akan belajar ilmu kesehatan, tetapi juga akan dibentuk menjadi pribadi yang berkarakter,” ungkap Sr. Andrea Theofrida Bone.
Adapun nilai-nilai yang dianut oleh Stikes Dirgahayu adalah kasih dan persaudaraan. Dua hal ini merupakan fondasi penting bagi siapapun yang memilih jalan hidup di bidang kesehatan. Kasih adalah dasar dari setiap pelayanan.
"Seorang tenaga kesehatan sejati bukan hanya menyentuh tubuh, tetapi juga hati pasiennya. Tanpa kasih, ilmu dan keahlian hanyalah prosedur dingin. Dengan kasih, setiap tindakan menjadi pelayanan yang menghidupkan," jelas Sr. Andrea Theofrida Bone.
Di kampus ini mahasiswa datang dari latar belakang yang berbeda suku, budaya, agama, bahkan bahasa. “Namun semua perbedaan itu tidak memisahkan kita, melainkan memperkaya. Di sini, kita belajar bahwa kita adalah satu keluarga besar, saling menopang, saling menguatkan, dan saling mendorong maju. Maka, saya mengajak adik-adik mahasiswa baru," tandasnya.
Ia berpesan, belajarlah dengan sungguh-sungguh. Bangunlah persaudaraan sejati di antara sesama mahasiswa. Pelihara semangat kasih dalam setiap tindakan. Baik di kelas, di organisasi, maupun kelak di tempat kerja.
Atas nama pimpinan Stikes Dirgahayu, ia mengucapkan selamat datang, selamat bergabung, dan mari bersama menyalakan api kasih dan persaudaraan di kampus ini. “PKKMB bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wadah pembentukan karakter, penguatan disiplin, dan penanaman nilai-nilai kebersamaan yang menjadi bekal awal mahasiswa untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi,” ujar Sr. Andrea Theofrida Bone.
Sementara itu, Ketua Panitia PKKMB Stikes Dirgahayu Samarinda Ns. Elfina Natalia menyampaikan puji Tuhan kegiatan PKKMB tahun ini berjalan lancar dan sukses. Ini diharapkan dapat menjadi momentum awal bagi mahasiswa Stikes Dirgahayu Samarinda untuk menumbuhkan semangat belajar, menjunjung tinggi nilai kebersamaan, dan menyiapkan diri menuju generasi emas Indonesia 2045.
Mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan komitmen akademik yang kuat, memanfaatkan peluang yang tersedia di kampus, serta aktif mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan positif. (adv/kh/kri)
Editor : Sukri Sikki