Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tingkatkan SDM Konselor, IKAI Kaltim Gandeng UNODC Gelar Pelatihan

Akbar Sopianto • Selasa, 27 Januari 2026 | 13:59 WIB

 

SINERGITAS: Pengurus IKAI Kaltim dan perwakilan UNODC hingga Pemprov Kaltim bersinergi untuk meningkatkan sumber daya manusia praktisi konselor di wilayah Kaltim.
SINERGITAS: Pengurus IKAI Kaltim dan perwakilan UNODC hingga Pemprov Kaltim bersinergi untuk meningkatkan sumber daya manusia praktisi konselor di wilayah Kaltim.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Dalam upaya memperkuat kapasitas praktisi profesionalnya konselor, Ikatan konselor Adiksi Indonesia (IKAI) Kaltim, bekerja sama dengan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menggelar pelatihan dan Motivational Interviewing (MI) dan Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Kegiatan pelatihan tersebut dipusatkan di lantai keempat Hotel Diamond, Jalan Lambung Mangkurat, Senin (26/1).

Pembina IKAI Kaltim Rabin Subhananta menjelaskan dengan memberantas peredaran narkotika pastinya diperlukan langkah-langkah strategis. "Salah satunya pada hari ini kita menggandeng UNODC dari Perserikatan bangsa-bangsa (PBB) untuk hadir memberikan pengetahuan teman-teman konselor atau pembimbing berbagai permasalahan narkoba untuk wilayah Kaltim," ucapnya.

Rabin mengakui, untuk saat ini yang menjadi kendala yakni permasalahan sumber daya manusia (SDM) dalam merehabilitasi akibat korban narkotika. "Untuk itu dengan pelatihan ini kita berharap meningkatkan SDM konselor. Pastinya dengan dukungan dari UNODC, tapi juga dukungan dari pemerintah daerah agar turut hadir dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Kaltim dan sekitarnya," harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rabin berterima kasih setinggi-tingginya bagi rekan konselor hingga lapas narkoba beserta kepala BNNK Samarinda. "Ini menjadi bukti kita terus berkarya dan semangat terus untuk memajukan IKAI Kaltim ke depannya," imbuhnya.

Sementara, Perwakilan UNODC, Narendra Naratama menyatakan bahwa aksi nyata yang dilaksanakan rekan-rekan IKAI Kaltim perlu didukung dengan hadir langsung dalam kegiatan pelatihan MI dan CBT. "Kita lihat ini kerja dan bukti nyata yang digagas rekan-rekan praktisi konselor di bidang rehabilitasi atas kepedulian pemulihan bagi korban napza di wilayah Kota Samarinda dan sekitarnya," jelasnya.

Karena dalam penanganan rehabilitasi ini, pastinya dibutuhkan SDM yang berskill dan kemampuan tinggi untuk menyembuhkan para korban. "Untuk itu, sekali lagi saya apresiasi rekan - rekan IKAI provinsi Kaltim dalam menggagas program ini. Kita pastinya dari UNODC akan siap mendukung setiap program IKAI Kaltim ke depannya," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Jaya Mualimin menilai bahwa masalah adiksi, baik narkotika maupun perilaku adiktif lainnya, merupakan tantangan serius yang berdampak langsung pada kualitas SDM. Oleh karena itu, upaya penanganannya harus dilakukan secara profesional, terstruktur, dan berbasis pendekatan ilmiah yang berorientasi pada pemulihan.

Dia menilai, profesional adiksi memiliki peran yang sangat penting sebagai pendamping, fasilitator perubahan, sekaligus penguat harapan bagi individu dan keluarga yang sedang berjuang keluar dari jerat adiksi. "Kami berharap, melalui pelatihan ini, para peserta dapat memperdalam pemahaman, meningkatkan keterampilan praktis, serta memperluas jejaring kolaborasi, sehingga mampu memberikan layanan yang lebih efektif, profesional, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kaltim," tutupnya.

Editor : Rendy Fauzan