Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pekan Lomba Bhayangkari Kaltim, DLH Tanamkan Edukasi Lingkungan

Ajie Chandra • Rabu, 22 April 2026 | 19:11 WIB
EDUKASI: Pekan Perlombaan Yayasan Kemala Bhayangkari Kaltim 2026 di Lapangan SPN Brimob Balikpapan, 22 April hingga 2 Mei 2026.
EDUKASI: Pekan Perlombaan Yayasan Kemala Bhayangkari Kaltim 2026 di Lapangan SPN Brimob Balikpapan, 22 April hingga 2 Mei 2026.

BALIKPAPAN– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan menekankan pentingnya edukasi lingkungan sejak usia dini melalui keterlibatannya dalam Pekan Perlombaan Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Kalimantan Timur 2026 yang digelar di Lapangan SPN Brimob Balikpapan, mulai 22 April hingga 2 Mei 2026.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Kebersihan (PHPK) DLH Balikpapan, Siti Patimah, mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan tersebut karena menyasar anak-anak sebagai generasi penerus.

“DLH Balikpapan berkolaborasi dalam kegiatan ini karena pesertanya anak-anak. Kami ingin menanamkan kecintaan terhadap lingkungan sejak dini,” ujarnya.

Menurutnya, sejumlah perlombaan dalam ajang ini juga mengangkat tema lingkungan. Salah satunya lomba lari estafet yang mengharuskan peserta mengumpulkan dan memasukkan sampah ke tempatnya.

“Melalui lomba seperti ini, anak-anak belajar dengan cara yang menyenangkan untuk peduli lingkungan,” jelasnya.

Ia menambahkan, terdapat 13 jenis lomba yang melibatkan murid dan guru, baik dalam bentuk kompetisi antar siswa maupun lomba kolaboratif.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur, Natasha Endar Priantoro, menyampaikan kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi sekaligus rangkaian Hari Pendidikan Nasional, serta HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari.

“Kegiatan dimulai dari Hari Bumi hingga Hari Pendidikan Nasional, dengan mengusung tema mewujudkan generasi emas melalui kompetisi sehat dan kolaborasi berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tahun ini terdapat pembaruan dibanding pelaksanaan sebelumnya, yakni penggunaan bahan daur ulang sebagai perlengkapan lomba. Berbagai alat dibuat dari barang bekas, termasuk dalam lomba estafet yang menggunakan sampah terpilah.

“Tujuannya agar anak-anak terbiasa membedakan jenis sampah dan memahami pentingnya pengelolaan sampah sejak dini,” katanya.

Kegiatan ini diikuti sekitar 104 sekolah di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari, dengan melibatkan murid dan guru dalam 13 jenis perlombaan, baik individu maupun kolaboratif.

Lebih jauh, Natasha berharap kegiatan ini mampu membentuk kebiasaan positif pada anak-anak, dengan dukungan orang tua di rumah dan guru di sekolah.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada nilai ekonomi sampah melalui kerja sama dengan bank sampah yang didukung PT Pegadaian. Sampah yang dikumpulkan dapat dikonversi menjadi tabungan emas.

“Dengan begitu, anak-anak memahami bahwa sampah yang awalnya tidak bernilai bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Natasha Endar Priantoro #DLH Balikpapan 2026 #Pekan Perlombaan YKB #SPN Brimob Balikpapan #Sudirman Djayaleksana