Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Oleh-oleh Perjalanan Kaltim Post ke Kubar-Kalteng: Pakai Jalur Alternatif, Cukup 4,5 Jam Tiba di Muara Teweh

Sunardi • Rabu, 7 Agustus 2024 | 05:49 WIB

LEBIH DEKAT: Jalur alternatif lKubar-Muara Teweh memang lebih dekat, tapi harus mewati jalan hauling tambang batubara. (FOTO: IST)
LEBIH DEKAT: Jalur alternatif lKubar-Muara Teweh memang lebih dekat, tapi harus mewati jalan hauling tambang batubara. (FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, bagi yang hobi adventure, Kutai Barat adalah surganya. Banyak jalur adventure yang memancing adrenalin untuk menuju kawasan wisata, maupun kota lain di luar provinsi Kaltim.

 

Waktu tempuh normal dari Kutai Barat ke Muara Teweh Barito Utara memakan waktu 6-7 jam menggunakan jalan Trans Kalimantan Kutai Barat-Muara Teweh. Rutenya melewati Kecamatan Bentian Besar (Kubar), menempuh jarak kurang lebih 275 kilometer.

 

Nah, melewati jalan Trans Kalimantan tersebut, nasibnya sama dengan jalan nasional Kutai Barat-Samarinda, kondisi jalan mengalami kerusakan cukup parah baik di wilayah Kaltim maupun jalur yang berada di Kalteng.

 

Namun kini perjalanan Kubar-Muara Teweh sudah dapat dipersingkat melalui jalur alternatif melewati jalan hauling perusahaan batu bara PT TCM-BEK.

 

Melalui jalur ini dibutuhkan waktu sekitar 4,5 jam untuk tiba di Muara Teweh, dengan jarak kurang lebih 193 kilometer.

 

Hal ini telah dibuktikan sendiri oleh Kaltim Post, berangkat dari Barong Tongkok sekira pukul 13.30 Wita dan tiba di Muara Teweh pukul 17.00 WIB atau sekitar pukul 18.00 Wita.

Untuk diketahui Muara Teweh dan Kutai Barat berbeda zona waktu Kutai Barat. Muara Teweh berada di zona waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) sedangkan Kutai Barat zona waktu Indonesia bagian tengah (Wita).

 

Kaltim Post berangkat dari Barong Tongkok menuju jalan hauling PT TCM-BEK. Setiba di Pos Satpam Kaltimpost melapor dan menunjukkan identitas diri serta mengisi buku tamu sebagai syarat wajib saat ingin melintas melewati jalan tambang.

 

Setelahnya Kaltim Post menyusuri jalan tambang PT TCM menuju kilometer 80 jalan tambang PT BEK di kawasan yang disebut Biangan, masuk dalam wilayah Kecamatan Damai dan Bentian Besar.

 

Setiba di jalan PT BEK setelah melewati ROM Meranti dan ROM Ulin. Kaltim Post mengikuti jalan ke arah pit tambang kontraktor PT BEK. Tiba di pertigaan terdapat penunjuk arah menuju Desa Benagin, Kecamatan Teweh Timur Barito Utara.

 

Kaltim Post kemudian tiba di pos satpam di tambang. Petugas mengarahkan melewati jalan di samping pos untuk menuju simpang kayu  jalan poros Trans Kalimantan Benagin-Muara Teweh.

 

Kemudian menyusuri jalan tanah dengan pengerasan sirtu tipis. Kurang lebih 4 kilometer tiba di pos satpam dekat jembatan simpang kayu. Tak berapa lama kemudian tiba di simpang kayu dan berbelok mengambil arah kanan menuju Teweh.

Dari sana Kaltim Post melanjutkan perjalanan melewati melewati jalan Trans Kalimantan yang sebagian besar sudah mulus. Walaupun ada beberapa titik belum dilapisi aspal dan rusak.

 

Kurang dari 2 jam dari simpang kayu Kaltim Post tiba di kilometer simpang pasifik, berbelok kanan menuju Desa Juju Baru Kecamatan Lahei.

 

Setelah itu berbelok kiri melalui jalan hauling PT Tamtama Perkasa dan perusahaan kayu Barito Pasifik Group,  melewati Desa Hurung Enep.

 

Perlu diketahui melewati jalan hauling ini jalur yang digunakan berdasarkan rambu-rambu yang ditetapkan perusahaan dan berbeda dengan jalur di jalan raya umumnya.

 

Setelah melewati Desa Hurung Enep Kaltim Post mengikuti jalan hauling PT Tamtama Perkasa, dan setiba di Desa Malawaken Kecamatan Lahei berbelok kiri mengikuti jalan semenisasi. Setengah jam kemudian Kaltim Post tiba di pertigaan dan berbelok ke arah kanan menuju Muara Teweh. 

 

Dari sana Kaltim Post setidaknya dibutuhkan waktu 30 menit perjalanan menuju Muara Teweh dan tiba di Muara Teweh pukul 17.00 WIB.

 

Perjalanan melalui rute jalur tambang simpang kayu jauh lebih dekat jika dibanding kan jalur Trans Kalimantan melewati Dilang Puti, ibukota Kecamatan Bentian Besar.

 

Sebagai catatan sebelum melakukan perjalanan melalui rute ini sebaiknya banyak mencari informasi kepada masyarakat terkait rute ini. 

 

Pasalnya minim sekali penunjuk arah bukan tanpa alasan sebab jalur ini hanya alternatif dan diperuntukan bagi masyarakat sekitar.

 

Selain itu wajib mempersiapkan kendaraan dengan sebagian mungkin, karena melalui rute ini tidak ditemukan ada bengkel kendaraan terkecuali jika sudah masuk kawasan dekat Muara Teweh.

 

Pengguna jalur ini agar berhati-hati sebab akan berpapasan dengan kendaraan besar tambang baik pengangkut batu bara maupun alat berat di tambang.

Sebisa mungkin bawa radio handy talkie (HT) untuk berkomunikasi selama di jalan tambang dan bawa bekal makanan.

 

 

 

 

Editor : Uways Alqadrie
#Muara Teweh #Kutai Barat