KALTIMPOST.ID, Andi Harahap, politisi senior dari Partai Golkar yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, dipastikan akan kembali bertarung dalam Pilkada Penajam Paser Utara (PPU) 2024.
Nama Andi Harahap resmi masuk dalam daftar penugasan dari DPP Partai Golkar, menjadikannya satu-satunya calon yang diusung partai berlambang pohon beringin untuk Pilkada PPU mendatang. Berikut profil Andi Harahap:
Profil Andi Harahap
- Nama Lengkap: Andi Harahap, S.Sos
- Tanggal Lahir: 24 November 1956
- Pendidikan: Sarjana Sosial (2008)
- Riwayat Jabatan:
- Bupati PPU 2008-2013
- Anggota DPRD Kaltim 2019-2024
- Anggota DPRD Kab. Paser 1992-1997, 1997-1999, 1999-2002
- Ketua DPRD Kab. Penajam Paser Utara 2002-2004, 2004-2008
- PNS Kehutanan hingga 1999
- Pengalaman Organisasi:
- Ketua Golkar 1977 – Sekarang
- Ketua SPSI 1987 – 2003
- Ketua KNPI 1991 – 1997
- Ketua PPM 1982 – 2003
- Ketua KKSS 1993 – 2003
- Penasihat PP 2002 – 2003
Ia pernah menjabat sebagai Bupati Penajam Paser Utara pada periode 2008-2013 bersama wakilnya, Mustaqim MZ.
Selama masa kepemimpinannya, Andi dikenal dengan berbagai program unggulan seperti pendidikan gratis, kesehatan gratis, subsidi pupuk untuk petani, serta perhatian khusus terhadap para nelayan.
Setelah masa kepemimpinannya berakhir, beberapa program unggulannya disebut-sebut telah dihapus oleh penggantinya.
Baca Juga: Pilbup PPU Diikuti Empat Balon, Hari Ini Mudyat Noor-Abdul Waris Muin Daftar ke KPU
Hal ini memotivasi Andi Harahap, yang kerap disapa Puang, untuk kembali maju sebagai calon bupati di Pilkada PPU 2024 berpasangan dengan Dayang Donna Faroek.
Keputusan Golkar untuk mengusung Andi Harahap sebagai calon bupati PPU 2024 juga mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Menurut Ketua DPD Golkar PPU, Andi Muhammad Yusuf, dukungan masyarakat terhadap calon dari Golkar sangat kuat, sehingga tidak sulit bagi partai untuk memenangkan Andi Harahap di pilkada mendatang.
Selain dukungan dari Golkar, Andi Harahap juga mendapatkan dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memiliki 2 kursi di DPRD PPU dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dengan 1 kursi.
Dukungan dari tiga partai politik ini memperkuat posisi Andi Harahap dalam menghadapi Pilkada PPU 2024. Berikut ini adalah rincian harta kekayaan Andi Harahap.
TANAH DAN BANGUNAN: Rp 24.344.785.000
- Tanah dan bangunan seluas 355 m2/128 m2 di Kab/Kota Penajam Paser Utara, warisan Rp 808.525.000
- Tanah seluas 685 m2 di Kab/Kota Penajam Paser Utara, hasil sendiri Rp 479.500.000
- Tanah seluas 9.571 m2 di Kab/Kota Penajam Paser Utara, hasil sendiri Rp 2.392.750.000
- Tanah seluas 2.797 m2 di Kab/Kota Penajam Paser Utara, hasil sendiri Rp 1.454.440.000
- Tanah dan bangunan seluas 1.641 m2/200 m2 di Kab/Kota Penajam Paser Utara, hasil sendiri Rp 1.453.320.000
- Tanah Seluas 20.160 m2 di Kab/Kota Penajam Paser Utara, hasil sendiri Rp 4.233.600.000
- Tanah Seluas 20.000 m2 di Kab/Kota Penajam Paser Utara, hasil sendiri Rp 4.200.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 670 m2/500 m2 di Kab/Kota Balikpapan , hasil sendiri Rp 4.092.250.000
- Tanah dan bangunan seluas 508 m2/408 m2 di Kab/Kota Balikpapan, hasil sendiri Rp 5.230.400.000
ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 700.000.000
- Mobil, Lexus RX270 STD.A/T tahun 2011, hasil sendiri Rp 260.000.000
- Mobil, Toyota Fortuner 4X2 2.4 VRZ A/T DSL tahun 2020, hasil sendiri Rp 440.000.000
HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 222.000.000
SURAT BERHARGA Rp ----
KAS DAN SETARA KAS Rp 57.047.562
HARTA LAINNYA Rp ----
HUTANG Rp ---
TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp 25.323.832.562
Baca Juga: Kongres X PERADIN Akan Mendeklarasikan Partai Pejuang Keadilan di Balikpapan
Total kekayaan yang dimiliki Andi Harahap menyusut Rp 138.300.291 atau minus 0,54% dibanding tahun 2022 sebesar Rp 25.462.132.853.
Meskipun begitu, dengan latar belakang pengalaman dan dukungan kuat dari partai politik, Andi Harahap dipandang sebagai salah satu calon kuat dalam Pilkada PPU 2024.
Masyarakat Penajam Paser Utara kini menantikan bagaimana Andi Harahap akan mengimplementasikan kembali program-program unggulannya, serta bagaimana ia menjaga integritas dan transparansi dalam kepemimpinannya. (*)
Editor : Dwi Puspitarini