KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Seekor sapi jenis Lemosin dengan bobot mencapai 844 kilogram, milik seorang peternak asal Muang, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo Subianto tahun ini.
Sapi bertubuh besar dan berwarna cokelat kemerahan itu merupakan milik Pak Misno, peternak lokal yang dikenal telah puluhan tahun bergelut dalam dunia peternakan.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Samarinda, Maskuri, memastikan kondisi sapi kurban Presiden Prabowo dalam keadaan sehat dan terawat. Pihaknya menyebut telah menerapkan standar pengawasan ketat terhadap hewan tersebut.
“Dari hasil peninjauan, kami melihat kandang tempat sapi ini dirawat sangat layak. Ada atap sehingga sapi terlindung dari hujan dan terik matahari. Kotoran juga dibersihkan setiap hari agar lingkungan tetap bersih dan tidak menimbulkan stres bagi hewan,” ujar Maskuri, Jumat (23/5/2025).
Selain itu, untuk menjaga kondisi fisik dan berat badan sapi, sambung Maskuri, dinas menetapkan jadwal piket medis dua orang setiap hari. Mereka bertugas memantau kesehatan sapi, memberikan vitamin dan antibiotik, serta memastikan asupan pakan tetap terjaga.
Menurut Maskuri, sapi tersebut telah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan oleh pihak Istana. Rencana penyembelihannya pun telah dikonfirmasi akan berlangsung di Masjid Agung Pelita Samarinda.
“Untuk waktu penyerahan resminya masih menunggu informasi lebih lanjut dari Sekretariat Kepresidenan. Namun, menurut informasi sementara, kemungkinan akan ada rapat pada 27 Mei mendatang untuk memutuskan waktu penyerahannya," tukasnya
Ia menambahkan, sapi Lemosin tersebut juga telah mendapatkan vaksinasi lengkap, termasuk vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) serta lumpy skin disease (LSD). Fokus saat ini adalah menjaga daya tahan tubuh hewan agar tetap optimal menjelang hari penyembelihan.
“Sehingga, kami saat ini fokus menjaga agar tubuh sapi tetap baik dengan memberikan vitamin dan antibiotik secara berkala. Selain itu, asupan pakan juga kami kontrol ketat agar kondisi fisiknya tetap prima,” tukasnya.
Editor : Uways Alqadrie