KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya gempa bumi tektonik di wilayah Biduk-Biduk, Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), pada Senin (16/6) pagi. Gempa yang diketahui terjadi pukul 11.09 Wita itu, mencatat kekuatan gempa mencapai magnitudo 4,8.
Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan Rasmid menjelaskan, episenter gempa berada di koordinat 0,73 LU dan 118,68 BT. Atau sekitar 149 kilometer timur laut Bontang, Kalimantan Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.
Dia menambahkan, gempa ini tergolong dangkal, yang disebabkan oleh aktivitas sesar aktif. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, ini merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Pihak BMKG juga mencatat adanya dua kali gempa susulan hingga pukul 11.02 Wita. Meski tergolong ringan, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
Di sisi lain, pihak BMKG menerima laporan dari masyarakat bahwa getaran gempa dirasakan cukup kuat di wilayah Sandaran, Kutai Timur dan Biduk-Biduk, Berau, dengan skala II–III MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan seolah-olah ada truk berat yang melintas.
Tak hanya itu, Rasmid mengakui getaran juga terpantau dirasakan di beberapa gedung bertingkat di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara). Beruntung, belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa tersebut.
“Kami mengimbau warga di Kecamatan Sandaran, Biduk-Biduk, dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tuntasnya.
Dia juga berpesan, informasi hanya bersumber dari BMKG, yang disampaikan melalui kanal resmi seperti akun media sosial @infoBMKG, website bmkg.go.id dan inatews.bmkg.go.id, serta aplikasi mobile WRS-BMKG dan InfoBMKG. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo