Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pancuran 13 "Ditelan" Arus: Detik-Detik Mencekam Banjir Bandang Terjang Wisata Guci Tegal

Dwi Puspitarini • Minggu, 21 Desember 2025 | 08:54 WIB

 

Banjir bandang terjang Wisata Guci Tegal.
Banjir bandang terjang Wisata Guci Tegal.

KALTIMPOST.ID, Hujan deras yang turun sejak Sabtu sore berubah menjadi ancaman nyata bagi kawasan wisata Pemandian Air Panas Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Dalam waktu singkat, aliran sungai meluap dan memicu banjir bandang yang menghantam area wisata, membuat sejumlah fasilitas rusak dan aktivitas pengunjung terhenti.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (20/12/2025) sore. Derasnya hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan Sungai Gung meluap setelah menerima kiriman air dari wilayah hulu.

 

Kiriman Air dari Hulu Picu Luapan

Kepala Kepolisian Sektor Bojong, Kompol Khaerun, menjelaskan bahwa banjir bandang di Guci bukan semata akibat hujan lokal, melainkan kiriman dari sungai lain di wilayah atas.

“Tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu, jadi masih aman. Ya, banjir karena kiriman dari wilayah atas,” katanya saat dihubungi di Tegal, Sabtu (20/12/2025).

Menurutnya, aliran air berasal dari Sungai Sawangan yang berada di perbatasan Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes. Luapan air yang datang tiba-tiba membuat arus sungai menjadi sangat kuat.

 Baca Juga: Kado Istimewa di Bernabeu, Alasan Kylian Mbappe Nekat Tiru Cristiano Ronaldo saat Lawan Sevilla

Material Lumpur dan Kayu Menutup Area Wisata

Petugas Pancuran 13 Objek Wisata Guci, Jam Zami, menyebut banjir mulai terasa sekitar pukul 15.00 WIB saat hujan semakin lebat.

“Luapan air sungai dengan arus kuat membawa material lumpur, batu, dan kayu ke area wisata. Banjir datang cukup deras sekitar pukul 15.00 WIB bersamaan dengan hujan lebat,” katanya yang dilansir dari ANTARA.

Akibatnya, pipa Pancuran 13 terbawa arus, sebuah jembatan kecil hanyut, dan kolam pemandian sempat tertutup lumpur sehingga tidak bisa digunakan oleh pengunjung.

BNPB Tutup Sementara Wisata Guci

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa derasnya arus air turut menyeret material pasir dan bebatuan ke kawasan wisata.

“Untuk keselamatan pengunjung, kawasan wisata Guci ditutup sementara,” jelas Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

BNPB memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tim BPBD Kabupaten Tegal telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan tindakan cepat serta penanganan darurat.

 Baca Juga: Soul Reset, Connecting Love, hingga Window Shopping, Kumpulan Puisi Karya Chris Triwarseno

Warga Diminta Tetap Waspada

Meski debit air mulai surut pada Sabtu petang dan kondisi berangsur membaik, hujan ringan masih turun di kawasan Guci.

Aparat mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati, terutama saat hujan turun.

BNPB juga mengingatkan warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Gung, mulai dari Balapulang, Dukuhwaru, Adiwerna, hingga wilayah Pantura, untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas guna mengantisipasi potensi banjir susulan. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#wisata guci tegal #Pancuran 13 #banjir bandang #banjir bandang Guci Tegal #bnpb #jawa tengah #SUngai Gung