Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pengakuan Dokter Gigi Jessica Freddy soal Kekerasan Rumah Tangga dan Konflik Hukum Menyita Perhatian Publik

Uways Alqadrie • Senin, 22 Desember 2025 | 09:50 WIB

Dr Jessica Freddy
Dr Jessica Freddy
KALTIMPOST.ID, JAKARTA- Pengakuan seorang dokter gigi, Agnes Jessica Freddy Lawandi, menyedot perhatian publik setelah ia membeberkan dugaan kekerasan dalam rumah tangga dan persoalan hukum pernikahan yang dialaminya selama lebih dari satu dekade. 

Cerita itu disampaikan melalui akun Instagram pribadinya dan segera menyebar luas di media sosial.

Dalam unggahan pada 20 Desember 2025, Jessica—dokter gigi yang dikenal aktif di dunia medis—menyatakan dirinya membutuhkan bantuan. 

Ia mengungkap dugaan KDRT, intimidasi psikologis, serta persoalan dokumen pernikahan yang melibatkan mantan suaminya berinisial MH.

Menurut penuturannya, relasi rumah tangga yang dimulai pada 2012 sejak awal diwarnai kekerasan fisik dan verbal. 

Namun, seperti banyak korban lainnya, Jessica mengaku memilih bertahan dan memaafkan, sehingga tidak memiliki dokumentasi medis pada periode awal pernikahan.

Situasi disebut kian memburuk setelah kelahiran anak pertama mereka pada 2013. Kekerasan, kata Jessica, kerap terjadi di hadapan anak dan meninggalkan trauma psikologis. 

Ia menuturkan sang anak beberapa kali mengulang adegan kekerasan yang disaksikannya.

Sorotan publik menguat setelah Jessica menceritakan dugaan insiden kekerasan terhadap anak mereka yang berkebutuhan khusus pada 2016. 

Ia mengklaim sang anak pulang dalam kondisi memar usai dibawa MH ke pusat perbelanjaan. Dugaan itu disebut dipicu kemarahan karena anak mengalami tantrum di tempat umum.

Konflik kemudian bergeser ke ranah hukum. Pada 2024, proses perceraian diputus secara verstek. 

Jessica mengaku tidak pernah menerima pemberitahuan sidang, sehingga putusan pengadilan dinilainya merugikan dirinya. 

Dalam proses itu pula, ia menyebut menemukan dugaan pemalsuan akta pernikahan yang berimplikasi pada status hukum perkawinan mereka.

Meski pernikahan disebut tidak sah dan ia mengklaim tidak pernah menerima nafkah, Jessica menyatakan mantan suaminya tetap menuntut pembagian harta, termasuk tabungan anak-anak. Perselisihan tersebut, menurutnya, berlanjut dalam bentuk tekanan psikologis hingga 2025, termasuk tudingan malpraktik terhadap kliniknya.

Merasa terpojok dan lelah menghadapi rangkaian persoalan, Jessica akhirnya memilih berbicara ke ruang publik. Ia menyebut langkah itu diambil demi melindungi anak-anaknya dan menghentikan tekanan yang terus berlangsung.

Editor : Uways Alqadrie
#Dr Agnes Jessica Freddy Lawandi #kdrt #berita viraal #berita viral hari ini #dokter gigi