Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Serangan Udara Hantam Basis Militer Pro-Iran di Irak Selatan, Dilaporkan Hanya Rusak Fasilitas

Thomas Dwi Priyandoko • Rabu, 4 Maret 2026 | 07:53 WIB

Ilustrasi pejuang Kata'ib Hezbollah. (Foto: Al Jazeera)
Ilustrasi pejuang Kata'ib Hezbollah. (Foto: Al Jazeera)

KALTIMPOST.ID-Sebuah serangan udara menghantam pangkalan militer di Irak selatan yang menjadi markas kelompok pro-Iran, Kata'ib Hezbollah, pada 3 Maret 2026 waktu setempat. Informasi tersebut disampaikan dua sumber dari faksi bersenjata tersebut.

Basis Jurf al-Nasr, yang dikenal sebagai salah satu benteng utama kelompok yang didukung Teheran itu, telah beberapa kali menjadi sasaran sejak pecahnya konflik di Timur Tengah.

Eskalasi dimulai pada 28 Februari lalu, saat Amerika Serikat dan Israel melancarkan kampanye militer terhadap Iran.

Sejak saat itu, serangan meluas ke berbagai wilayah lain. Lebih dari 10 pejuang dilaporkan tewas di sejumlah titik di Irak, sebagian besar berasal dari Kataeb Hezbollah.

Sumber kedua dari kelompok tersebut menyebutkan serangan pada 3 Maret hanya menyebabkan kerusakan material tanpa menimbulkan korban jiwa.

Pemerintah Irak sebelumnya menegaskan tidak ingin negaranya terseret dalam konflik yang lebih luas. Meski demikian, Irak kerap menjadi ajang pertarungan tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran.

Sejumlah kelompok bersenjata yang didukung Iran, yang menamakan diri sebagai Perlawanan Islam di Irak dan termasuk di dalamnya Kata'ib Hezbollah, menyatakan tidak akan bersikap netral. Mereka juga mengklaim telah melancarkan puluhan serangan drone terhadap pangkalan militer Amerika Serikat.

Pada malam 3 Maret, sebuah drone dilaporkan berhasil ditembak jatuh di dekat Bandara Internasional Baghdad, menurut pernyataan sel media keamanan pemerintah Irak.(*)



Editor : Thomas Priyandoko
#Kataib Hezbollah #iraq #iran #perang Iran AS Israel