Israel Tertipu, Dikira Tembak Pesawat Tempur Iran Ternyata Hanya Gambar Lukisan
Thomas Dwi Priyandoko• Jumat, 6 Maret 2026 | 08:53 WIB
Bekas serangan terhadap gambar pesawat tempur yang dibuat oleh Iran untuk mengecoh Israel.
KALTIMPOST.ID-Sebuah laporan media berbahasa Ibrani, Hadashot Achshav, menyebut bahwa unit Angkatan Udara Israel diduga tertipu dengan membom target yang semula dikira pesawat tempur Iran.
Belakangan yang ditembak oleh mereka adalah gambar lukisan pesawat tempur di tanah. Ukuran pesawat tersebut diduga dibuat sama seperti ukuran aslinya, sehingga diduga digunakan untuk menipu visual dari tentara Israel.
Menurut laporan tersebut, pesawat tempur Israel yang menjalankan misi serangan di wilayah Iran mengira gambar pesawat yang dilukis di permukaan tanah sebagai target militer nyata.
Namun setelah serangan dilakukan, diketahui bahwa objek tersebut hanyalah lukisan atau target tiruan.
Lukisan pesawat itu diduga merupakan bagian dari taktik penipuan militer Iran untuk mengecoh pengintaian udara musuh.
Strategi ini bertujuan menciptakan target palsu sehingga serangan lawan diarahkan ke sasaran yang tidak memiliki nilai strategis.
Dalam dunia militer, penggunaan decoy atau target tiruan memang kerap dilakukan untuk melindungi aset penting seperti pesawat, pangkalan udara, atau sistem persenjataan.
Dengan menampilkan objek palsu yang terlihat realistis dari udara, pihak yang diserang dapat mengalihkan serangan musuh.
Apabila itu benar, maka strategi ini dinilai cukup efektif. Pasalnya, satu rudal Israel dapat berharga antara 40.000 hingga 3 juta dolar AS, sementara membuat lukisan decoy hanya membutuhkan biaya yang sangat kecil.
Tujuan dari taktik tersebut diyakini untuk menguras sumber daya militer lawan, dengan membuat mereka menggunakan amunisi mahal untuk menyerang target yang sebenarnya tidak bernilai strategis.
Belum Ada Konfirmasi Resmi
Kendati demikian, setelah muncul spekulasi bahwa target tersebut mungkin hanya decoy, pihak Israel belum memberikan klarifikasi.
Sebelumnya juga muncul bahwa Israel diduga tertipu menembak sebuah helikopter milik Iran. Hal ini pun memunculkan perdebatan di media sosial.
Sebagian orang berpendapat bahwa baling-baling helikopter terlihat tidak bergerak setelah terkena serangan, yang dianggap sebagai indikasi bahwa objek tersebut mungkin hanya gambar.
Video tersebut diunggah melalui akun resmi Israel Defense Forces (IDF) di media sosial. Dalam keterangannya, IDF menyatakan bahwa serangan tersebut menargetkan tentara Iran yang mengoperasikan sistem pertahanan udara.(*)