Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

PLN Targetkan Pemulihan Listrik Kalimantan Selesai 12 Juli, Perbaikan PLTGU Terus Dikebut

Muhammad Ridhuan • Kamis, 9 Juli 2026 | 19:37 WIB
NORMALKAN SISTEM: PLN memastikan seluruh sumber daya, personel, serta dukungan teknis dikerahkan untuk mempercepat proses penormalan sistem. (ILUSTRASI)
NORMALKAN SISTEM: PLN memastikan seluruh sumber daya, personel, serta dukungan teknis dikerahkan untuk mempercepat proses penormalan sistem. (ILUSTRASI)

BALIKPAPAN – PT PLN (Persero) menargetkan proses pemulihan sistem kelistrikan interkoneksi Kalimantan selesai pada Minggu (12/7). Di tengah tekanan publik akibat pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah, perusahaan menyatakan seluruh sumber daya dan dukungan teknis telah dikerahkan untuk mempercepat normalisasi sistem.

Percepatan pemulihan dilakukan setelah gangguan pada salah satu komponen Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) swasta berskala besar yang memasok sistem kelistrikan Kalimantan. Saat ini, proses perbaikan, pengujian, dan penormalan sistem masih berlangsung.

PLH Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Annisa Nabiha, mengatakan seluruh personel dan sumber daya difokuskan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keandalan.

"Seluruh sumber daya, personel, serta dukungan teknis dikerahkan untuk mempercepat proses penormalan sistem dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keandalan, dan kualitas pekerjaan," ujarnya dalam keterangan resmi.

Baca Juga: PLN dan Kantah Kukar, Percepat Sertifikasi Aset SUTT Melak–Kota Bangun

Menurut Annisa, target penyelesaian pada 12 Juli masih akan dievaluasi sesuai perkembangan teknis di lapangan. Apabila seluruh tahapan pengujian berjalan sesuai rencana, sistem kelistrikan Kalimantan diharapkan dapat kembali beroperasi secara normal.

Selama proses pemulihan berlangsung, PLN mengoptimalkan pasokan dari pembangkit yang masih beroperasi. Pengaturan operasi sistem juga dilakukan secara terbatas dan terukur untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik sekaligus meminimalkan dampak pemadaman terhadap pelanggan.

Sebelumnya, gangguan pada pembangkit menyebabkan kapasitas pasokan listrik di sistem interkoneksi Kalimantan berkurang. Kondisi tersebut memaksa PLN menerapkan manajemen beban secara bergilir di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan Timur, yang memicu keluhan masyarakat akibat pemadaman berulang selama beberapa hari terakhir.

Tekanan terhadap PLN juga muncul di tingkat nasional. Ratusan massa yang mengatasnamakan Front Pemuda Kalimantan dan Sumatera menggelar aksi demonstrasi di Kantor Pusat PLN di Jakarta pada Senin (6/7). Mereka menuntut percepatan pemulihan pasokan listrik di Kalimantan dan Sumatera serta meminta penjelasan terbuka mengenai penyebab gangguan.

Dalam aksi tersebut, massa memasang spanduk penyegelan secara simbolis di gerbang kantor pusat PLN dan mendesak direksi melakukan evaluasi terhadap pengelolaan sistem kelistrikan.

Meski demikian, PLN menegaskan fokus utama saat ini adalah mempercepat penormalan sistem agar pasokan listrik kembali stabil. Perusahaan juga berkomitmen menyampaikan perkembangan proses pemulihan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi.

PLN turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pemulihan berlangsung dan berharap masyarakat dapat mendukung proses penormalan hingga seluruh pekerjaan teknis selesai sesuai target.

 

Editor : Muhammad Ridhuan
#Pemadaman Listrik Kaltim #pemulihan listrik Kalimantan #PLTGU Kalimantan #pln