Karhutla Persoalan Tahunan, Komisi II Minta Pemerintah Optimalkan Upaya Pencegahan

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, meminta Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim menyiapkan program jangka panjang untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang hampir terjadi setiap tahun.
Menurut Sabaruddin, penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan langkah pencegahan dan kesiapsiagaan saat kebakaran terjadi.
Baca Juga: Pengamat Minta Perusahaan Bertanggung Jawab Penuh Atas Perimeter Karhutla
Pemerintah kata dia, perlu memiliki konsep penanganan yang terencana agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim kemarau.
Ia mengatakan, Disbun Kaltim telah membentuk satuan tugas (satgas) untuk mencegah kebakaran. Namun, upaya tersebut perlu diikuti dengan perencanaan yang lebih matang untuk menghadapi potensi karhutla pada tahun-tahun mendatang.
“Karena kebakaran bukan hanya tahun ini saja, hampir setiap tahun itu langganan terjadi kebakaran. Kami minta program ke depannya,” ujar Sabaruddin pada Selasa (27/10).
Ia menilai, pola penanganan yang berulang setiap tahun perlu dievaluasi. Menurutnya, pemerintah jangan hanya sibuk menyiapkan peralatan pemadam, seperti mesin, selang, hingga pembangunan sumur bor ketika ancaman kebakaran kembali muncul.
Sabaruddin menegaskan, langkah antisipasi harus disiapkan sejak dini melalui konsep yang jelas dan berkelanjutan.
Dengan demikian, penanganan karhutla tidak hanya berorientasi pada pemadaman, tetapi juga pada upaya mencegah kebakaran sebelum terjadi.
“Jangan kita hari ini sibuk menyiapkan lagi mesin, menyiapkan lagi selang, menyiapkan lagi untuk membuat sumur bor. Ini kan penyakit setiap tahunan. Kenapa enggak kita antisipasi setiap tahun?” katanya lagi.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




