Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Paser Minta Penyaluran BBM Subsidi Diperketat dan Tertibkan Pengetap  

M
Penulis: Muhammad Najib❯
Antrean di SPBU di Paser untuk BBM subsidi dan non-subsidi selalu panjang.
Antrean di SPBU di Paser untuk BBM subsidi dan non-subsidi selalu panjang.    

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memperketat penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Langkah ini dinilai mendesak guna memberantas praktik pengetapan yang kerap memicu antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Advertisement

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Paser Kasri mengatakan bahwa antrean mengular di SPBU terjadi akibat masih maraknya pemuatan BBM subsidi secara berulang oleh oknum pengetap. Menurutnya, praktik tersebut dapat terjadi karena adanya celah yang diberikan oleh oknum petugas maupun pengelola SPBU.

"BBM bersubsidi yang dikirim ke daerah ini bukan untuk masyarakat, tapi untuk para pengetap yang kemudian dijual kembali dengan harga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET)," kata Kasri, Rabu (16/9/2026).

Advertisement

Kasri mendorong Pemkab Paser segera menertibkan para penjual BBM subsidi eceran, khususnya jenis Pertalite, agar alokasinya tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan komersial.

Sementara untuk BBM non-subsidi seperti Pertamax, ia menilai penjualannya oleh usaha mikro seperti Pertamini masih diperbolehkan. DPRD Paser mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap operasional Pertamini, terutama terkait keakuratan takaran.

Pemerintah diminta rutin melakukan pengujian tera pada mesin Pertamini guna memastikan volume BBM sesuai dengan yang dibayar oleh masyarakat. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD Paser Gelar Rapat Gabungan, Bahas Penambangan Emas Ilegal yang Cemari Sumber Air di Tiga Desa

DPRD Paser Gelar Rapat Gabungan, Bahas Penambangan Emas Ilegal yang Cemari Sumber Air di Tiga Desa

DPRD Paser gelar rapat gabungan bahas pencemaran air akibat tambang emas ilegal di Muara Komam dan Batu Sopang. Warga ultimatum 2 minggu.

    DPRD Paser Bahas Raperda Minol, MUI Menolak

DPRD Paser Bahas Raperda Minol, MUI Menolak

Pembahasan Raperda minol Paser mendapat masukan dari DPRD, MUI, PCNU, hingga lembaga adat terkait pengawasan peredarannya.

DPRD dan Pemkab Paser Sahkan APBD Perubahan 2026 Sebesar Rp3,75 Triliun

DPRD dan Pemkab Paser Sahkan APBD Perubahan 2026 Sebesar Rp3,75 Triliun

DPRD dan Pemerintah Kabupaten Paser menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer