Insiden tersebut menewaskan sedikitnya enam orang dan menyebabkan puluhan warga lainnya mengalami luka-luka.
Layanan medis darurat Israel, Magen David Adom (MDA), melaporkan rudal jatuh di area permukiman yang berada sekitar 30 kilometer di sebelah barat Yerusalem. Dampak ledakan menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah bangunan dan fasilitas warga.
Tim penyelamat bersama aparat keamanan segera dikerahkan ke lokasi. Proses evakuasi korban dilakukan menggunakan ambulans dan helikopter medis karena beberapa korban ditemukan tertimbun reruntuhan bangunan yang runtuh akibat hantaman langsung.
Pihak kepolisian Israel menyebutkan ledakan menimbulkan kehancuran signifikan di area terdampak. Beberapa bangunan dilaporkan roboh dan memicu kebakaran yang sempat menyulitkan petugas pemadam saat melakukan penanganan awal.
Selain korban meninggal, hampir 20 orang dilaporkan mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda. Dua korban berada dalam kondisi kritis, sementara beberapa lainnya mengalami luka berat, termasuk seorang anak perempuan berusia 10 tahun.
Rekaman video dari lokasi kejadian memperlihatkan asap tebal membumbung tinggi disertai kobaran api di titik jatuhnya rudal. Petugas darurat tampak bekerja mengevakuasi warga sekaligus memadamkan api yang masih menyala.
Serangan ini disebut sebagai bagian dari aksi balasan Iran setelah sebelumnya wilayahnya diserang Israel bersama sekutunya, Amerika Serikat. Serangan sebelumnya dilaporkan menimbulkan korban besar di pihak Iran.
Ketegangan semakin meningkat setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan besar yang terjadi sebelumnya. Situasi tersebut memicu rangkaian serangan balasan yang kini memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.
Editor : Uways Alqadrie