Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Trump Tetap Sambut Iran di Piala Dunia 2026, Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Thomas Dwi Priyandoko • Rabu, 11 Maret 2026 | 16:05 WIB

Presiden FIFA Gianni Infantino bersama Presiden AS Donald Trump saat membahas persiapan Piala Dunia FIFA 2026.
Presiden FIFA Gianni Infantino bersama Presiden AS Donald Trump saat membahas persiapan Piala Dunia FIFA 2026.


KALTIMPOST.ID – Presiden FIFA Gianni Infantino mengungkapkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut keikutsertaan Tim Nasional Iran di Piala Dunia FIFA 2026, meskipun situasi geopolitik di Timur Tengah sedang memanas.

Infantino menyampaikan hal itu setelah bertemu langsung dengan Trump. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas kondisi Iran sekaligus kepastian tim nasional negara itu yang telah lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

“Presiden Trump menegaskan bahwa tim Iran tentu saja disambut untuk berkompetisi dalam turnamen di Amerika Serikat,” kata Infantino melalui unggahan di akun media sosial resminya.

Turnamen Piala Dunia FIFA 2026 akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dan menjadi edisi pertama yang diselenggarakan bersama oleh tiga negara: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Pernyataan Infantino muncul setelah Iran menjadi satu-satunya negara yang tidak hadir dalam pertemuan perencanaan FIFA untuk peserta Piala Dunia yang digelar di Atlanta pekan lalu. Ketidakhadiran itu memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Iran bermain di wilayah Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.

Sebelumnya, Trump juga sempat menyatakan kepada media bahwa ia tidak terlalu khawatir dengan keikutsertaan Iran di turnamen tersebut.

Iran sendiri memastikan tiket ke Piala Dunia FIFA 2026 setelah menjadi juara Grup A pada putaran ketiga kualifikasi zona Asia tahun lalu. Ini akan menjadi penampilan keempat secara beruntun bagi tim berjuluk Team Melli di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj sebelumnya sempat menyinggung bahwa eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dapat memengaruhi atmosfer menuju Piala Dunia.

Di putaran final nanti, Iran tergabung di Grup G bersama Tim Nasional Belgia, Tim Nasional Mesir, dan Tim Nasional Selandia Baru.

Semua pertandingan grup Iran dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, dengan dua laga di Los Angeles dan satu pertandingan di Seattle.

Menariknya, jika Amerika Serikat dan Iran sama-sama finis sebagai runner-up di grup masing-masing, kedua negara berpotensi bertemu pada laga fase gugur yang dijadwalkan berlangsung 3 Juli di Dallas. Pertemuan tersebut diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling panas di turnamen nanti.

Editor : Thomas Priyandoko
#trump #piala dunia 2026 #iran