Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

JPE Kejar Kemenangan Perdana Final Four, Voronkova Jadi Sorotan

Ery Supriyadi • Sabtu, 4 April 2026 | 08:15 WIB
Pemain asing Jakarta Pertamina Enduro Irina Voronkova melepaskan spike ke arah pemain Jakarta Electric PLN Mobile pada laga Kamis (2/4). (RIANA SETIAWAN/JAWA POS
Pemain asing Jakarta Pertamina Enduro Irina Voronkova melepaskan spike ke arah pemain Jakarta Electric PLN Mobile pada laga Kamis (2/4). (RIANA SETIAWAN/JAWA POS

 

KALTIMPOST.ID, SURABAYA — Jakarta Pertamina Enduro (JPE) harus mengawali langkah di babak final four dengan hasil kurang memuaskan.

Mereka takluk 2-3 (25-15, 22-25, 23-25, 25-21, 11-15) dari Jakarta Electric PLN Mobile di Jawa Pos Arena, Surabaya, Kamis (2/4).

Meski kalah, tim juara bertahan memiliki alasan yang cukup jelas. Tisya Amallya Putri dan rekan-rekan masih dalam proses adaptasi dengan outside hitter anyar mereka, Irina Voronkova.

Baca Juga: PBSI Rombak Ganda Putra: Leo/Daniel Comeback, Duet Baru Siap Debut

Tanpa jeda panjang, JPE langsung bersiap menghadapi laga berikutnya. Pada Sabtu (4/4) malam, mereka dijadwalkan melawan Jakarta Popsivo Polwan di venue yang sama.

Pertamina datang dengan tekad bangkit demi meraih kemenangan pertama. Namun, kondisi tim masih belum sepenuhnya ideal.

Sorotan utama tertuju pada Voronkova yang baru menjalani debut dalam situasi kurang menguntungkan. Pevoli asal Rusia tersebut tiba di Surabaya tepat pada hari pertandingan melawan Electric.

Bahkan, sehari sebelumnya ia masih bertanding di Tiongkok dan membantu Shanghai Bright Ubest meraih gelar juara.

Meski tanpa waktu istirahat yang cukup, Voronkova tetap tampil impresif dengan menyumbang 33 poin. Namun, pelatih JPE, Bulent Karslioglu, menegaskan bahwa chemistry tim belum terbentuk dengan baik.

Baca Juga: Dari Tabu Jadi Budaya, PAMA Safe School Dorong Transformasi K3LH di Kutim

“Sebelumnya kami butuh empat bulan untuk saling memahami. Sekarang Voronkova datang dan kami tidak punya waktu untuk beradaptasi, jadi sulit langsung tampil maksimal,” ujarnya.

Selain masalah adaptasi, banyaknya kesalahan sendiri juga menjadi catatan penting. Dalam satu set melawan Electric, JPE sempat melakukan delapan error yang berdampak besar pada hasil akhir.

Hal tersebut menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi Popsivo. Bulent berharap timnya bisa tampil lebih rapi dan meminimalkan kesalahan.

“Kami ingin menang. Di final four seperti ini, kami tidak boleh membuat terlalu banyak kesalahan. Kekalahan 2-3 ini harus jadi pelajaran,” tegasnya.

Baca Juga: Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Petinggi Federasi dan Pelatih Kompak Mundur

Dengan persiapan singkat dan motivasi untuk bangkit, Jakarta Pertamina Enduro kini memburu kemenangan pertama demi menjaga peluang di babak final four.

Sementara itu, di sektor putra, Jakarta Bhayangkara Presisi akan menghadapi Jakarta Garuda Jaya. Bhayangkara datang dengan modal kemenangan 3-0 atas Surabaya Samator pada laga pembuka.

Pelatih Reidel Toiran berharap dua pemain asingnya segera menyatu dengan tim.

“Semua pemain bagus. Untuk pemain asing, kami masih dalam proses adaptasi. Bardia Saadat sudah satu minggu, lebih mudah, sedangkan Martin Atanasov baru tiga hari, jadi masih perlu peningkatan chemistry,” jelasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Irina Voronkova #Popsivo Polwan #final four #jakarta pertamina enduro #proliga 2026